Bandung Raya

PRIPM Unisba Gaet Tiga Masjid Besar Bandung untuk Perkuat Syiar dan Pengelolaan Masjid

Dalam upaya memperluas jejaring dan memperkuat sinergi dakwah, Bagian Peningkatan Ruhul Islam dan Pengelolaan Masjid (PRIPM) Universitas Islam Bandung (Unisba) menjalin kemitraan strategis dengan tiga masjid ternama di Kota Bandung. Ketiga masjid tersebut adalah Masjid Trans Studio Bandung (TSM), Masjid Salman ITB, dan Masjid Istiqomah Bandung.(foto: komhumas unisba)
371views

METRO BANDUNG. bandungpos.id — Dalam upaya memperluas jejaring dan memperkuat sinergi dakwah, Bagian Peningkatan Ruhul Islam dan Pengelolaan Masjid (PRIPM) Universitas Islam Bandung (Unisba) menjalin kemitraan strategis dengan tiga masjid ternama di Kota Bandung. Ketiga masjid tersebut adalah Masjid Trans Studio Bandung (TSM), Masjid Salman ITB, dan Masjid Istiqomah Bandung. Kolaborasi ini diawali dengan kunjungan silaturahmi selama dua hari, Rabu–Kamis (9–10/11), sebagai langkah awal penjajakan kerja sama.

Kepala PRIPM Unisba, Dr. Iwan Permana, S.Sy., M.E.Sy., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar mempererat hubungan antar pengelola masjid, berbagi inspirasi tentang manajemen masjid, sekaligus menjajaki kolaborasi program demi kemaslahatan umat.

“Beberapa poin kerja sama yang kami dorong antara lain publikasi kegiatan masjid, distribusi mushaf Al-Qur’an ke pelosok nusantara, dan pertukaran imam muda sebagai bagian dari pembinaan calon ulama masa depan,” jelasnya.

Di hari pertama, tim PRIPM menyambangi Masjid Trans Studio Bandung. Iwan mengungkapkan bahwa agenda ini telah dirancang cukup lama dan baru bisa terlaksana bulan ini. Sambutan hangat diberikan oleh Wakil Ketua DKM Masjid TSM, Ustaz Jajat, yang menilai inisiatif Unisba sangat positif, khususnya dalam memperkuat dakwah berbasis digital. Ia pun menyoroti pentingnya menjangkau generasi muda melalui media seperti Instagram, YouTube, dan TikTok.

Tak hanya itu, Ustaz Jajat juga mengusulkan agar para imam muda dari Masjid Al-Asy’ari Unisba diberi kesempatan magang di Masjid TSM, guna memenuhi kebutuhan imam yang masih tinggi. Humas Masjid TSM, Indra, menambahkan bahwa keterlibatan Unisba dalam aktivitas masjid sangat terasa. Banyak pengurus DKM berasal dari civitas akademika Unisba, termasuk dua imam tetap mereka yang merupakan alumni program imam muda Al-Asy’ari, serta sebagian besar pengisi kajian berasal dari kalangan dosen Unisba.

Hari kedua, tim melanjutkan silaturahmi ke Masjid Salman ITB. Kunjungan ini disambut oleh Ustaz Dhany dan Ustadzah Lili dari DKM Salman. Keduanya membuka pintu lebar untuk berkolaborasi, terutama dalam aspek publikasi kegiatan serta program magang bagi mahasiswa Unisba. Selain itu, berbagai praktik baik dalam memakmurkan masjid juga dibagikan sebagai bekal dan inspirasi.

Kunjungan terakhir diarahkan ke Masjid Istiqomah Bandung. Di sana, PRIPM diterima oleh pengurus dari Bagian Kemasjidan dan Dakwah (Mazda). Ketua DKM Masjid Istiqomah mengapresiasi kunjungan tersebut dan menegaskan bahwa hubungan dengan Unisba memang sangat erat, mengingat banyak pengurus yayasan masjid berlatar belakang kampus tersebut.

Dr. Iwan menyebutkan, kunjungan ke Masjid Istiqomah merupakan bentuk tindak lanjut dari arahan Rektor Unisba, Prof. Dr. H. Edi Setiadi, S.H., M.H., yang mendorong pengelolaan masjid kampus agar bisa mencontoh program-program unggulan dari masjid-masjid besar di Kota Bandung.

Ketua DKM Masjid Istiqomah pun menutup pertemuan dengan pesan mendalam: kunci dari kemakmuran masjid adalah keikhlasan melayani jamaah. Baginya, menciptakan suasana yang bersih, nyaman, dan aman sangat penting agar masjid tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga rumah spiritual yang dirindukan umat.(askur/bnn)

Leave a Response