
Oleh: Ridhazia
BETAPA memuaskan kinerja Presiden Prabowo. Demikian juga kinerja TNI. Keduanya diatas segalanya dari seluruh institusi negara dari seluruh institusi negara di republik ini.
Perasaan puas kepada DPR dan partai politik malah “terperosok” paling bawah.
Demikian juga kepercayaan kepada MPR saja “terhimpit” di bawah kejaksaaan Agung dan diatas Polri. Beda dikit-dikit saja dengan kepercayaan publik terhadap DPD.
Itu hasil survei yang dilakukan lembaga riset Indikator Politik Indonesia pada awal 2026 yang dikomandani peneliti Utama Indikator, Prof. Burhanuddin Muhtadi.
Kata Sang Profesor rentang kepercayaan publik yang “mengawang” antara Presiden dan TNI dibanding kepada DPR, MPR, DPD dan Parpol karena langkah tegas pemerintah dalam pemberantasan korupsi dan penyaluran bantuan sosial.
Tentatif
Survei itu bersifat tentatif. Artinya bisa berubah dan belum final. Kemungkinan ada “penyesuaian” tergantung pada berbagai faktor seperti masukan tambahan, keadaan yang berubah, atau hasil awal yang memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Dengan kata lain, fleksibilitas hasil survey bukan kepastian mutlak. Jadi tidak perlu gusar kalau ada yang tidak terwakili oleh hasil survey Indikator Politik Indonesia.*
* Ridhazia, dosen senior Fidkom UIN Sunan Gunung Djati, jurnalis jeung kolumnis, paniten psikologi jeung pasualan komunikasi sosial pulitik, nganjrek di Bandung, Jawa Barat.


