Mahasiswa Dakwah Unisba Berhasil Lolos Google Student Ambassador 2026, Siap Jadi Penggerak AI di Kampus

METRO BANDUNG, bandungpos.id — Kabar menggembirakan datang dari Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung (Unisba). Salah satu mahasiswanya, Ananda Hierofani Ahmad dari semester 6 Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, sukses terpilih sebagai peserta program prestisius Google Student Ambassador (GSA) 2026.
Program GSA 2026 merupakan inisiatif berskala nasional yang digagas Google untuk mencetak mahasiswa sebagai pelopor dalam penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) di lingkungan perguruan tinggi. Selain fokus pada penguatan kompetensi teknologi, program ini juga menitikberatkan pada pembentukan karakter kepemimpinan serta kemampuan komunikasi yang mumpuni.
Partisipasi mahasiswa dalam program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam mempercepat transformasi digital di dunia pendidikan tinggi. Para peserta akan didorong menjadi agen perubahan yang aktif dalam mengembangkan pemanfaatan AI di kampus masing-masing.
Proses seleksi GSA 2026 diketahui berlangsung ketat dan penuh persaingan. Tahap pendaftaran dibuka sejak 23 Februari hingga 23 Maret 2026. Selanjutnya, peserta mengikuti proses seleksi pada 24 hingga 31 Maret 2026, dengan pengumuman resmi peserta terpilih pada 1 April 2026.
Dalam tahapan seleksi, peserta harus melalui sejumlah proses, mulai dari pengisian formulir identitas dan data personal, mengikuti Twibbon Challenge, hingga melakukan wawancara mandiri melalui video (self-recorded interview). Selain itu, peserta juga mengikuti Gemini Challenge serta menyampaikan aspirasi sebagai bagian dari penilaian tambahan.
Program ini akan dilaksanakan secara nasional, termasuk di lingkungan Universitas Islam Bandung. Selama satu semester, peserta terpilih akan mengemban peran penting sebagai penggerak adopsi teknologi AI di kampus. Mereka akan mendapatkan pendampingan langsung dari Google bersama mitra pelaksana, yakni Dicoding.
Beragam manfaat akan diperoleh peserta, seperti pelatihan eksklusif di bidang AI, kesempatan memperluas jaringan profesional, pengalaman menciptakan dampak nyata di lingkungan kampus, hingga sertifikat serta merchandise resmi dari penyelenggara.
Keberhasilan Ananda Hierofani Ahmad diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya, khususnya di Fakultas Dakwah Unisba, untuk terus meningkatkan kualitas diri, berinovasi, serta berperan aktif dalam perkembangan teknologi di era digital.(ask)***



