
KBB. BANDUNGPOS ID – Puluhan rumah di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terdampak longsor yang terjadi Sabtu (24/1) dini hari. Musibah ini dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak beberapa hari terakhir, dengan intensitas tinggi yang membuat tanah menjadi jenuh air.
Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, menjelaskan longsor terjadi sekitar pukul 02.00 WIB. Material tanah dan air mengalir deras dari arah bukit dan menghantam pemukiman warga yang sedang beristirahat. Hingga pukul 08.00 WIB hari ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, meskipun beberapa warga mengalami luka ringan saat proses evakuasi.
“Tanah dan air deras datang tiba-tiba menimpa rumah-rumah penduduk. Saat ini kami mengevakuasi warga dan memantau kemungkinan longsor susulan,” ujar Nur Awaludin Lubis dalam keterangan kepada media. Sebanyak 87 keluarga atau sekitar 320 orang telah berhasil dievakuasi dari zona terdampak.
Evakuasi dilakukan secara bersama-sama oleh tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat, Polisi Kehutanan (Polhut) Perhutani, serta petugas terkait lainnya seperti Satpol PP dan relawan bencana. Warga yang terdampak dipindahkan sementara ke kantor desa dan gedung serbaguna Desa Pasirlangu untuk keselamatan mereka, sekaligus dilakukan pendataan rumah yang rusak – diperkirakan sebanyak 42 rumah mengalami kerusakan berat dan 18 rumah kerusakan ringan.
Longsor diperkirakan meluas hingga 30 hektar di kaki Gunung Burangrang, dengan lereng yang memiliki kemiringan cukup tinggi. Pihak berwenang mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan petugas secara ketat, karena prakiraan BMKG menunjukkan hujan masih akan terus terjadi di wilayah Bandung Barat dalam beberapa hari ke depan. “Kami telah memasang zona larangan di sekitar lokasi longsor dan akan melakukan pemantauan 24 jam untuk mencegah korban lebih lanjut,” tambah Kepala BPBD Kabupaten Bandung Barat. (IDING/BNN)





