Bandung Raya

Keusik Luhur Pangandaran Dinilai Layak Menjadi Pos Observasi Bulan Terpadu

131views

METRO BANDUNG, bandungpos.id — Lokasi Keusik Luhur Pasir Lasih di Dusun Cidahon RT 17 RW 05, Desa Kertamukti, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, dinilai memiliki kelayakan tinggi untuk dikembangkan sebagai Pos Observasi Bulan (POB) terpadu.

Penilaian tersebut dilakukan melalui kegiatan verifikasi dan validasi lapangan yang digelar oleh Badan Hisab Rukyat (BHR) Kabupaten Pangandaran bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran, dengan melibatkan Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan verifikasi berlangsung selama dua hari, yakni Senin hingga Selasa (19–20/1). Agenda ini bertujuan mengkaji potensi kawasan sebagai lokasi rukyat hilal, pusat pembelajaran ilmu falak, pengembangan wisata langit malam (night sky tourism), serta destinasi wisata edukasi keagamaan dan astronomi lainnya. Pada momen tersebut juga dilaksanakan rukyat hilal awal 1 Sya’ban 1447 Hijriah.

Tim survei dari BHRD Provinsi Jawa Barat terdiri atas Prof. Dr. H. Encup Supriatna, M.Si., H. Hendro Setyanto, M.Si., dan Encep Abdul Rojak, M.Sy. Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah unsur pemangku kepentingan daerah.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Pangandaran beserta jajaran, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran, Ketua serta pengurus BHR Kabupaten Pangandaran, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pangandaran, pimpinan Baznas Kabupaten Pangandaran, Ketua Forum Pondok Pesantren Kabupaten Pangandaran, Pemerintah Desa Kertamukti, serta tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan Islam setempat.

Berdasarkan hasil observasi dan pengkajian langsung di lapangan, kawasan Keusik Luhur Pasir Lasih dinilai sangat ideal secara astronomis maupun geografis untuk pengembangan Pos Observasi Bulan terpadu. Kondisi bentang alam dan arah pandang langit yang terbuka menjadi faktor utama pendukung kegiatan rukyat hilal.

Selain berfungsi sebagai pusat pengamatan hilal, lokasi ini juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif berbasis falakiyah dan astronomi yang dapat memperkuat sektor pariwisata Kabupaten Pangandaran.

Melalui hasil verifikasi tersebut, diharapkan Pos Observasi Bulan Keusik Luhur mampu menjadi pusat rukyat hilal yang representatif, sarana integrasi edukasi keislaman dan sains, sekaligus mendukung penguatan wisata edukasi daerah secara berkelanjutan. (sani/bnn)

Leave a Response