Nasional

Gus Dur Jadi Pahlawan: Negara Akhirnya Sadar, Gus Dur dari Dulu Sudah Bener!

343views

JAKARTA, BANDUNGPOS ID .
Presiden Prabowo Subianto hari ini, Senin (10/11/2025), secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada mendiang Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Presiden RI ke-4. Keputusan ini disambut meriah oleh berbagai kalangan, terutama dari Nahdlatul Ulama (NU) dan para pengagum Gus Dur yang selama ini memperjuangkan pengakuan atas jasa-jasanya. Penetapan ini dianggap sebagai momentum penting dalam menghargai pluralisme dan nilai-nilai kemanusiaan yang diperjuangkan oleh Gus Dur.

Penetapan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) No. 116/TK/Tahun 2025 yang ditandatangani pada 6 November 2025. Proses pengajuan gelar ini telah melalui serangkaian kajian mendalam oleh tim penilai dari Kementerian Sosial dan melibatkan berbagai эксперт sejarah dan tokoh masyarakat. Pertimbangan utama dalam penetapan ini adalah peran Gus Dur dalam memperjuangkan demokrasi, hak asasi manusia, dan toleransi antar umat beragama di Indonesia.

Gus Dur yang dikenal sebagai tokoh pluralis dan humanis, mewariskan warisan yang tak ternilai bagi bangsa Indonesia. Selain dikenal karena keberaniannya dalam membela kaum minoritas, Gus Dur juga berjasa dalam memajukan pendidikan Islam yang inklusif dan moderat. Salah satu kontribusi monumentalnya adalah pencabutan Inpres No. 14 Tahun 1967 yang diskriminatif terhadap etnis Tionghoa, membuka jalan bagi perayaan Imlek secara terbuka di Indonesia.

Sinta Nuriyah, istri mendiang Gus Dur, menerima secara langsung gelar Pahlawan Nasional tersebut dalam upacara yang khidmat di Istana Negara. Dalam pernyataannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas pengakuan negara terhadap jasa-jasa suami. Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menyatakan bahwa penetapan ini adalah hadiah yang sangat berharga bagi seluruh warga Nahdliyin dan menjadi pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai toleransi dan persatuan bangsa.

Penetapan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional memiliki esensi politik dan sosial yang signifikan. Hal ini dapat memperkuat citra Indonesia sebagai negara yang menghargai keberagaman dan menjunjung tinggi hak asasi manusia. Selain itu, pengakuan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus melanjutkan perjuangan Gus Dur dalam mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan inklusif. ( Iding/bnn )

Leave a Response