Bandung Raya

GAHAKI Kabupaten Bandung Miliki Kepemimpinan Baru: Aris Sukandar Pimpin 2026–2029

257views

KAB. BANDUNG, BANDUNGPOS.ID
Pelantikan kepengurusan baru Silat Perguruan GAHAKI Indonesia Kabupaten Bandung periode 2026–2029 telah resmi berlangsung pada Sabtu (31/1/2026) di Kecamatan Cicalengka. Aris Sukandar secara resmi dilantik sebagai Ketua, diberi mandat untuk memimpin organisasi selama tiga tahun ke depan dalam memajukan seni bela diri khas GAHAKI.

Prosesi pelantikan yang khidmat dipimpin langsung oleh Ketua Umum GAHAKI Indonesia Pusat, Dr. Hilman Mauludin, M.Ud. Kehadiran tokoh pusat ini menjadi bukti dukungan penuh terhadap pengurus baru, sekaligus menjadi langkah untuk memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah. “Kami berharap kepengurusan di Kabupaten Bandung dapat menjadi contoh dalam pengembangan silat GAHAKI di Jawa Barat,” ujar Dr. Hilman dalam sambutannya.

Guru Besar GAHAKI Indonesia, Engkos Koswara, juga menghadiri acara untuk memberikan doa serta pesan penting. Ia menekankan bahwa silat tidak hanya tentang keahlian fisik, tetapi juga pembentukan karakter yang baik dan cinta tanah air. Antusiasme tinggi dari ratusan anggota perguruan yang hadir membuat suasana acara penuh semangat kebersamaan dan rasa bangga.

Tak hanya unsur internal organisasi, acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Polsek Cicalengka, Koramil Cicalengka, serta aparatur pemerintah daerah lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan kerja sama erat antara organisasi bela diri dengan pihak berwenang dalam menjaga ketertiban dan mendukung pengembangan olahraga serta budaya bela diri di masyarakat.

Aris Sukandar menyampaikan komitmennya untuk membawa perubahan positif dalam GAHAKI Kabupaten Bandung. Rencananya akan meningkatkan program pelatihan atletik, mengembangkan pembinaan generasi muda di sekolah-sekolah, serta memperkuat hubungan dengan perguruan GAHAKI di daerah lain. Kepemimpinannya diharapkan dapat membuka peluang baru bagi anggotanya untuk berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya yang terkandung dalam seni silat GAHAKI. (IDING/BNN)

Leave a Response