Uncategorized

FTK Unisba Berangkatkan 127 Mahasiswa KKN ke Conggeang, Wujudkan Pengabdian Nyata bagi Masyarakat

4views

SUMEDANG, bandungpos.id– Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Bandung (Unisba) resmi melepas 127 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 untuk melaksanakan pengabdian di Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang. Program ini menjadi bagian dari komitmen Unisba dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan sektor pendidikan di tingkat desa.

Prosesi pelepasan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Conggeang, Senin (6/7/2026). Mahasiswa secara simbolis diserahkan oleh Dekan FTK Unisba, Prof. Dr. Nan Rahminawati, M.Pd., kepada Pemerintah Kecamatan Conggeang yang diwakili Sekretaris Kecamatan, Prama Prameswara, S.IP.

Dalam sambutannya, Prama mengajak seluruh peserta KKN untuk membangun kedekatan dengan masyarakat dan memberikan kontribusi yang dapat dirasakan secara langsung oleh warga.

“Mahasiswa harus aktif berbaur dengan masyarakat serta mampu meninggalkan perubahan yang positif setelah pelaksanaan KKN berakhir,” ujarnya.

Kegiatan tersebut menandai dimulainya rangkaian pengabdian mahasiswa FTK Unisba di tengah masyarakat. Selain menjadi bagian dari proses akademik, KKN juga menjadi media pembelajaran yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.

Mahasiswa yang mengikuti program berasal dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD). Kolaborasi kedua program studi tersebut diharapkan mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pembinaan keagamaan, penguatan karakter, serta pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

Pelaksanaan KKN dipusatkan di Desa Cibubuan dan Desa Karang Layung, yang mencakup enam dusun atau 12 Rukun Warga (RW). Selama berada di lokasi tersebut, mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan masyarakat, memetakan potensi desa, mengidentifikasi berbagai persoalan yang dihadapi warga, sekaligus merancang program kerja yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan efektif, peserta dibagi menjadi 12 kelompok. Setiap kelompok didampingi oleh seorang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang bertugas memberikan arahan, supervisi, serta evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja mahasiswa selama masa KKN.

Melalui program ini, FTK Unisba terus memperkuat misinya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki keunggulan akademik, tetapi juga berkarakter, memiliki kepedulian sosial, mampu bekerja sama dengan masyarakat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam setiap bentuk pengabdian.

Mahasiswa juga diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan gagasan inovatif, solusi atas berbagai persoalan masyarakat, serta pendampingan yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan desa.

Lebih jauh, KKN menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, empati, serta tanggung jawab sosial. Interaksi langsung dengan masyarakat memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami dinamika kehidupan desa sekaligus mengasah kompetensi profesional yang dibutuhkan setelah lulus.

FTK Unisba berharap kemitraan yang terjalin antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat Kecamatan Conggeang dapat terus berlanjut. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam membangun sumber daya manusia yang unggul sekaligus mendorong terwujudnya desa yang semakin maju, mandiri, berdaya, dan religius. (ask)***

Leave a Response