Kabupaten/Kota

Dr. K.H. Amirullah Amri, Tokoh Literat dengan Kemampuan Lisan dan Tulisan yang Luar Biasa

Dr. K.H. Amirullah Amri, Tokoh Literat dengan Kemampuan Lisan dan Tulisan yang Luar Biasa

446views

SULSEL, BANDUNGPOS — Tokoh literasi dan penulis Nasional Bachtiar Adnan Kusuma, membedah buku karya Pendiri dan Pimpinan Pondok Pesantren Ilmul Yaqin Tompobulu, Maros Dr.KH Amirullah Amri, MA di acara Haflah Takhrij Tholabah ke-IV yang dirangkaikan Launching Buku karya pemilik PT. Wisata Ibadah Amha Tour yang berjudul “KH Amirullah Amri, Menyyulam Benang Impian, Dari Pesantren Menuju Baitullah”.

Acara yang dihadiri ratusan orang tua santri, santri dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulsel, Ali Yafid, Kepala Kantor Kementerian Agama Maros Dr.H. Muhammad, S.Ag.M.Ag., Ketua MUI Sulsel Prof.Dr.KH Nadjamuddin Abd Safa, Lc.MA Senin, 30 Juni 2025 di Hotel Myko Makassar.

Menurut BAK, KH Amirullah Amri adalah ulama pribadi yang menarik dan enggan disebut ulama. Performanya, menyenangkan, bicara to the point, tegas, jujur ​​dan suka membantu orang lain. Sebagai sosok penceramah yang handal dan berkeliaran di berbagai daerah di Indonesia, Gurutta KH Amirullah Amri, memiliki cakrawala wawasan yang luas dan pandai menangkap fenomena sosial yang sedang terjadi di masyarakat.

“Tak sekadar piawai di atas podium, tapi dia punya kemampuan lisan dan tulisan yang sangat mengesankan” kata Bachtiar Adnan Kusuma, yang juga Editor dari buku KH Amirullah Amri,” Menyyulam Benang Impian” ini.

KH Amirullah Amri, kata BAK selain dikenal sebagai muballigh, pimpinan pondok pesantren Ilmul Yaqin, ia juga sosok pengusaha perjalanan umrah dan haji yang menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. Pendidikan kejujuran telah ditanamkan sejak kecil oleh kakeknya Sulindra seperti dalam kisah bukunya tentang Kenangan Daun Pisang. KH Amirullah Amri, kata BAK menceritakan kisah inspiratifnya pada halaman 16 tentang kebenaran. Ia malu kalau berbohong. Dan, di dalam darahnya inilah mengalir darah keluarga yang menjaga kejujuran.

Sewaktu SD, KH Amirullah Amri, saat pulang sekolah, hujan turun deras, ia tidak membawa payung karena semuanya terjadi tiba-tiba. Disinilah KH Amirullah Amri mengambil sehelai daun pisang untuk melindungi dirinya agar guyuran air tdak membasahi tubuhnya. Apa yang terjadi? Kata BAK, kakek Sulindra meminta Amirullah Amri agar segera menemui pemilik daung pisang itu, dan meminta maaf karena telah mengambil tanpa meminta dari pemiliknya.

Nah, kata BAK, nilai kejujuran yang dialirkan sang kakek Sulindra pada cucunya KH Amirullah Amri inilah yang membuatnya memegang teguh dan menjadi prinsip hidup sampai saat ini KH Amirullah Amri.” Pribadi pendidik, pengusaha, ulama yang memegang teguh kejujuran seperti buku karya Stephen MR Covey “The Speed ​​Of Truts” sejurus dengan buku karya KH Amirullah Amri, “Menyulam Benang Impian, Dari Pesantren menuju Baitullah,” kata Bachtiar Adnan Kusuma.

Buku setebal 200 halaman terdiri dari lima bagian didahului prolog dan ditutup epilog dengan sejumlah testimoni para tokoh tentang KHAmirullah Amir, layak menjadi bacaan psikologi kepribadian.

“Banyak contoh, teladan dan perilaku berenergi fositif tentang menaklukkan nasib, mengejar asa dan menghadapi berbagai macam cobaan terpari dalam buku Gurutta KH Amirullah Amir” urai Deklarator Nasional Asosiasi Penulis Profesional Indonesia Pusat ini.

Oleh karena itu, Pribadi KH Amirullah Amri adalah teladan dan contoh figur pendidik, ulama, pengusaha yang memiliki nama besar karena karya-karya bukunya yang telah ditulis. “Kita patut memberikan penghargaan tinggi kepada Gurutta KH Amirullah Amri, sebagai pendidik, pengusaha dan ulama yang memiliki kemampuan olah lisan dan tulisan yang memukau dan mengesankan,” kunci Bachtiar Adnan Kusuma.**( rilis/BNN)

Leave a Response