Bandung Raya

Dosen FEB Unisba Antusias Hadapi Era Digitalisasi Penulisan Akademik

247views

METRO BANDUNG, bandungpos.id — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Bandung (Unisba) terus berinovasi dalam pengembangan kapasitas dosen melalui kegiatan bertajuk “Kelas Praktik Menulis Buku dengan AI.” Program ini menjadi wujud nyata komitmen fakultas untuk memperkuat literasi digital dan mendorong produktivitas akademik di kalangan tenaga pendidik.

Diselenggarakan secara daring melalui Zoom, kegiatan ini diikuti oleh dosen dari berbagai program studi di lingkungan FEB, mulai dari Manajemen, Akuntansi, Magister Akuntansi, Magister Manajemen, hingga Doktor Manajemen dan Ekonomi Pembangunan. Hadir sebagai narasumber, Erwin Dhaniswara, praktisi teknologi sekaligus penggiat literasi digital, yang aktif membimbing akademisi dalam pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di dunia pendidikan dan publikasi ilmiah.

Dalam pemaparannya, Erwin menegaskan bahwa AI kini menjadi mitra penting dalam proses kreatif penulisan akademik. Teknologi ini tidak hanya mempercepat proses penulisan buku, tetapi juga membantu penulis dalam merancang struktur bab, melakukan riset, hingga menyunting naskah secara otomatis sesuai standar akademik.

“AI tidak dimaksudkan menggantikan kreativitas dosen, melainkan memperkuat ide dan mempercepat proses penerbitan karya ilmiah. Tantangannya adalah bagaimana kita dapat memanfaatkan teknologi secara etis, orisinal, dan tetap bermakna bagi pembaca,” ujar Erwin dalam sesi diskusi.

Para peserta juga mendapat kesempatan untuk praktik langsung. Mereka belajar menyusun outline buku akademik, menulis naskah berbasis riset, hingga mendesain konsep visual sampul menggunakan teknologi AI. Kelas berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab, simulasi pembuatan prompt kreatif, dan pelatihan teknis penulisan buku secara kolaboratif.

Dekan FEB Unisba, Prof. Dr. Nunung Nurhayati, SE., MSi., AK., CA., CTT, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyongsong transformasi digital dalam pendidikan tinggi.

“Dosen masa kini harus tidak hanya produktif menulis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui pelatihan seperti ini, kami berharap terbentuk ekosistem akademik yang kreatif, kolaboratif, dan berdaya saing global,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, FEB Unisba akan meluncurkan program pendampingan penulisan buku berbasis riset yang diarahkan hingga tahap pengajuan ISBN. Harapannya, karya para dosen dapat segera diterbitkan sebagai buku ajar maupun buku referensi yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat luas.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, FEB Unisba membuktikan keseriusannya dalam mengintegrasikan teknologi digital dengan aktivitas akademik, sejalan dengan visi universitas untuk menjadi “Kampus Unggul, Islami, dan Berdaya Saing Global.”(sani/bnn)

Leave a Response