Olahraga

Dika akan Bentuk Pengurus FGI Jabar yang Slim

557views

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Seperti sudah diprediksi dari awal, Dika Chrisna Irzandi akhirnya menjadi orang nomor satu di tubuh Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) Jabar masa bakti 2025-2029. Dika terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) FGI Jabar di Gedung KONI Jabar Jalan Pajajaran Kota Bandung, Sabtu (26/4/2025).

FGI Jabar yang dulu bernama Persatuan Senam Indonesia (Persani) memilih Dika lantaran dua kandidat lainnya atas nama mantan ketua Persani Kota Bandung Sri Rahayu (Sritje) dan ketua Persani Kota Bandung yang baru, Helmi, berbalik mendukung Dika untuk memimpin FGI Jabar.

Hadir dalam acara Musorprov FGI Jabar antara lain Ketua Umum KONI Jabar HM Budiana, Wakil Ketua I KONI Jabar Andrian Tedja, Wakil Ketua IV Pengurus Besar (PB) FGI  Herman Chaniago, mantan Ketua FGI  Jabar periode 2021-2025 Faisal Syam serta perwakilan Pengurus Kota (Pengkot) dan Pengurus Kabupaten (Pengkab) FGI Jabar.

“Alhamdulilah  Musorprov berjalan lancar. Dari awal pembukaan kemudian sidang-sidang kurang lebih mmakan waktu  tigapuluh menitan. Semuanya sepakat bermusyawarah bermufakat. Memang ada sedikit interupsi tapi saya pikir itu wajar sebagai sebuah dinamika . Hal-hal lain masih dalam tarap kewajaran,” ujar Dika sesaat usai Musorprov.

Dika mengatakan, target awal di kepengurusannya nanti adalah membidik medali emas di PON 2028 yang bakal digelar di NTT dan NTB. Disingggung soal formatur, Dika menyebut nama Ketua Umum Pengkot FGI Kota Cimahi Aida Cakrawati kemudian Wakil Ketua Pengkot Kota Bandung Mustika Fitri.

“Pertama, kami akan menyusun dulu struktur kepengurusan. Yang kedua, kami akan memberikan surat kepada PB FGI terkait susunan kepengurusan. Terakhir pada akhir Mei mendatang kami akan melaksanakan Rapat Kerja (Raker) guna membahas persiapan Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026,” tutur Dika.

Ihwal susunan kepengurusan FGI Jabar periode 2025-2029, Dika mengatakan akan mencoba kepengurusan yang slim (ramping). Yang penting efektif dan efisien.

“Soal dibentuknya pengurus baru – sesuai aturan AD/ART, biasanya 30 hari. Tapi saya harapkan 14 hari sudah terbentuk susunan kepengurusan baru FGI Jabar periode 2025-2029. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta Musorprov FGI Jabar yang sudah menentukan pilihannya dalam bentuk musyawarah dan mufakat. Ini motivasi yang besar bagi saya. Semoga kedepan kerikil-kerikil kecil bisa dilalui,” ungkap Dika.

Adapun yang hadir pada Musorprov FGI Jabar berjumlah 23 dari total 24 Pengkot dan Pengkab FGI Jabar. Satu Pengkab tidak hadir yaitu Indramayu. Sementara dukungan untuk Dika hingga menjadi Ketua Umum FGI Jabar terpilih berjumlah 19 pengkot dan Pengkab. Untuk Hilmi 5 dukungan dan Sritje 0 dukungan.

Menurut Dika, koordinasi sudah dilakukan dengan KONI Jabar, khususnya menyangkut BK Porprov. Kemudian koordinasi selanjutnya adalah persiapan jelang PON 2028 di NTT dan NTB. (den)

 

 

 

Leave a Response