Bandung Raya

CAMAT KUTAWARINGIN: HARLAH KE-100 NU SIMBOL SINERGI PEMERINTAH DAN ULAMA

199views

KAB. BANDUNG, BANDUNGPOS ID.
Kehadiran Camat Kutawaringin, Drs. H. Asep Ruswandi, dalam peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) tingkat Majelis Wilayah Cabang (MWC) Kutawaringin di Masjid Al-Fathu Soreang, Minggu (1/2/2026), menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah dan ulama. Momentum satu abad NU bukan sekadar perayaan, tetapi refleksi panjang perjuangan dalam menjaga akidah, tradisi, dan keutuhan bangsa.

Di tengah derasnya arus perubahan zaman, Asep Ruswandi menilai NU tetap kokoh sebagai penjaga nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang ramah, moderat, dan menyejukkan. Selama seratus tahun, NU telah membuktikan diri hadir di tengah umat, menjadi penuntun moral sekaligus penguat persaudaraan kebangsaan.

Ia menyampaikan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan organisasi keagamaan seperti NU sangat penting dalam membangun masyarakat yang harmonis. Ketika ulama dan umara berjalan beriringan, maka stabilitas sosial, keamanan, dan pembangunan akan lebih mudah diwujudkan.

Asep Ruswandi juga mengapresiasi peran aktif Muslimat dan Fatayat NU yang terus menggerakkan kegiatan keagamaan dan sosial di tingkat akar rumput. Menurutnya, kontribusi perempuan dalam organisasi menjadi kekuatan besar dalam membangun keluarga yang kokoh dan generasi yang berakhlakul karimah.

Menjelang masa purnatugas yang tinggal menghitung hari, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga besar NU, yang selama ini telah menjadi mitra dalam menjaga kondusivitas dan membangun Kecamatan Kutawaringin. Ia memohon doa agar dapat menuntaskan amanah dengan baik hingga akhir masa jabatan, serta berharap sinergi yang telah terjalin tetap terjaga ke depan.

Di akhir penyampaiannya, ia menegaskan komitmen pemerintah kecamatan untuk terus bersinergi dengan NU dalam memperkuat nilai keagamaan, menjaga persatuan, serta mendorong kemajuan yang berlandaskan moral dan kebersamaan. Baginya, pengabdian bukan sekadar jabatan, melainkan bagian dari ikhtiar untuk memberi manfaat bagi masyarakat. (IDING/BNN)

Leave a Response