
Bandung, BANDUNGPOS.ID – Persiapan Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V tahun 2026 menjadi topik bahasan KONI Kota Bandung. Sesi menyongsong BK kali ini menghadirkan Wakil Ketua II KONI Kota Bandung Bidang Pembinaan Prestasi Prof Mulyana. Kemudian Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kota Bandung Dr. Alen Rismayadi , Ketua Pengcab Akuatik Kota Bandung Aam Nuryaman. SPd yang didampingi Ketua II Idham Dasuki . Acara dipandu Kabid Humas KONI Kota Bandung Hermanto Sidik A.Md.
Dalam paparan awalnya Prof Mulyana mengurai eksistensi dua cabor yang bakal menjadi andalan Kota Bandung di pentas Porprov, yakni renang dan bola tangan. Prof. Mulyana memprediksi, baik renang maupun bola tangan diatas kertas bakal memberi kontribusi medali bagi kontingen Kota Bandung. Bahkan renang bakal mendulang perolehan medali emas.
“Saya melihat cabor bola tangan akan menunjukkan eksistensinya di Porprov nanti. Dan itu artinya perolehan medali emas sudah akan bisa terwujud. Disisi lain cabor renangpun merupakan salah satu cabor unggulan kami. Saya memprediksi cabor renang bakal banyak memperoleh medali emas. Jadi keduanya merupakan cabor peraih emas di Porprov tahun depan,” ungkap Mulyana di Aula KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung Kamis (21/8/2025).
Mulyana menegaskan, sejauh ini KONI Kota Bandung sudah memberikan support kepada cabor guna menghadapi BK. Bentuknya dengan memberikan Dana Operasional Pembinaan (DOP).
“Untuk tahun ini DOP dikhususkan untuk pembinaan. Kita selalu support kepada semua cabor dilingkup KONI Kota Bandung. Hal ini dlakukan dalam upaya mewujudkan Kota Bandung menjadi juara umum Porprov V/2026,” ungkap Mulyana.
Ditempat yang sama Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kota Bandung, Dr. Alen Rismayadi mengatakan ABTI Kota Bandung jauh-jauh hari telah melakukan upaya maksimal mempersiapkan atlet-atletnya untuk meraih prestasi sekaligus mewujukan medali emas di ajang Porprov Jabar XV 2026.
“Persiapa sudah dilakukan diawal tahun kemarin. Bentuknya adalah pelaksanaan latihan dan tentu didalamya sudah termasuk menjalani berbagai pertandingan. Pertandingan terakhir yang dilakukan adalah event bola tangan Bandung Open di lapangan Progresif Bandung. Lawan yang dihadapipun memiliki kekuatan mumpuni antara lain tim bola tangan DKI Jaya dan tim Kaltim. Kedua provinsi ini merupakan barometer kekuatan cabor bola tangan di tanah air,” ungkap Alen.
Alen menuturkan, cabor bola tangan akan mempertandingkan empat nomor di Porprov Jabar XV 2026. Antara lain nomor Indoor putra putri dan pasir putra putri. BK cabor bola tangan rencananya akan digelar pada akhir Oktober atau awal November 2025 di Kabupaten Subang.
“Latihan selama ini dilakukan di lapangan Queen Kota Bandung. Cabor bola tangan akan diikuti 10 tim, termasuk didalamnya tim tuan rumha dan juara bertahan. Kemudan kalau disinggung soal uang pendaftaran, sejauh ini cabor bola tangan tidak memungut hal itu (uang pendaftaran). Saya kira DOP dari KONI Kota Bandung bisa kita cukup-cukupkan,” ujar Alen.
Sementara itu Ketua Pengcab Akuatik Kota Bandung, Aam Nuryaman S.Pd. mengungkap keoptimisannya di pentas Porprov tahun depan. Ihwal kesiapan menghadapi Porprov XV 2026 melalui babak kualifikasi.– ungkap Aam,sudah dilakukan dngan program yang terukur.
“Kami – akuatik kota Bandung, sudah banyak belajar dari pelaksanaan Porprov sebelumnya. Insya Allah kalau ditanya soal target, kami siap melakukan yang terbaik,” tegas Aam.
Menurutnya, pada pertengahan tahun 2023, Akuatik kota Bandung telah menginventarisir atlet-atlet muda yang memiliki talenta mumpuni. Oleh karena itu Aam merasa optimis cabor akuatik Kota Bandung akan terus menuai prestasi lantaran memiliki banyak atlet muda potensial. Kemudian ada dukungan dari 52 klub renang yang ada di Kota Bandung.
“Kami membidik target cabor akuatik kota Bandung ditahun 2030 akan jauh lebih baik. Oleh karena itu sebagai pondasi awal kami siapkan 5 angkatan. Tentu saja kami berharap KONI Kota Bandung bisa memfasilitasi mereka yang punya potensi,” tutur Aam.
Di pentas Porprov V/2026 akuatik kota Bandung menargetkan perolehan medali emas dikisaran angka 10 atau 11. Perolehan medali ini diprediksi bakal diraih dinomor renang, polo air 2 putra putri, ows 2, loncat indah 6-7, dan satu medali di nomor renang indah.
Sementara itu Wakil ketua II akuatik Kota Bandung Idam Dasuki mengatakan, persiapan menyongsong BK Porprov sudah dilakukan cukup lama. Dimasa persiapan itupun beberapa kejuaraan telah diikuti perenang-perenang Kota Bandung yang dipersiapkan ke BK Porprov.
Menurut Idham, atlet yang sudah di luar Bandung cukup sulit untuk didatangkan lagi. Namun pihaknya berharap hal tersebut bisa segera teratasi.
“Olahraga renang di Kota Bandung saat ini didominasi usia 20 tahun ke bawah, sedangkan daerah lain berusia 25 tahun keatas. Efeknya tentu ada persaingan ketat di Porprov tahun 2030 ,” ujar Idham. (den)





