Metro Bandung

Akhir Juli Persoalan Sampah Mulai ada Solusi

10views
BANDUNG, BandungPos.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mempercepat penguatan pengelolaan sampah berbasis kewilayahan melalui penambahan fasilitas pengolahan sampah di berbagai titik.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, upaya tersebut dilakukan seiring adanya bantuan mesin pengolahan sampah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabes TNI AD).
“Pertama, bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat berupa 151 mesin RDF. Kedua, bantuan dari Mabes TNI AD, di mana kami mengusulkan 50 titik pengolahan sampah,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung, Senin, (22/6/2026).
Target akhir Juli 2026
Pemkot Bandung menargetkan pada akhir Juli 2026 sudah dapat menetapkan sedikitnya 20 titik pengolahan sampah yang terdiri atas 15 titik bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan lima titik bantuan dari Mabes TNI AD.
“Mudah-mudahan pada akhir Juli nanti sudah bisa ditetapkan minimal 10 persen yang ditargetkan, yakni 15 titik bantuan provinsi dan lima titik bantuan Mabes TNI AD,” ujarnya.
Farhan menuturkan, setiap titik pengolahan sampah nantinya memiliki kapasitas antara lima hingga 10 ton sampah per hari. Dengan kapasitas tersebut, Pemkot Bandung menargetkan pengurangan volume sampah hingga sekitar 125 ton per hari.
“Kapasitas pengolahan di setiap titik berkisar antara lima hingga 10 ton per hari. Dengan demikian target pengurangan sampah mencapai sekitar 125 ton per hari dan diharapkan dapat terealisasi pada Agustus hingga Oktober,” katanya. (rob)**

Leave a Response