Bandung Raya

Unisba dan UAP Lampung Perkuat Kolaborasi, Tukar Pengalaman Tata Kelola Perguruan Tinggi

35views

METRO BANDUNG, bandungpos.id — Universitas Islam Bandung (Unisba) terus memperkuat perannya sebagai kampus berdampak melalui kolaborasi dan pertukaran praktik baik dengan perguruan tinggi lainnya. Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung ke Student Center Unisba, Rabu (19/8/2026).

Kunjungan ini dirangkai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA), sekaligus sharing session yang membahas pengalaman pengelolaan dan pengembangan perguruan tinggi.

Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan dan jajaran kedua institusi. Dari Unisba hadir rektor bersama para wakil rektor, perwakilan Yayasan Unisba, Fakultas Kedokteran, LPPM, BPM, bidang kerja sama dalam negeri, serta kemahasiswaan.

Sementara dari UAP Lampung hadir rektor beserta jajaran wakil rektor, pengurus Yayasan ‘Aisyah Lampung, serta perwakilan bidang akademik, penjaminan mutu, kemahasiswaan, penerimaan mahasiswa baru (PMB), dan alumni.

Rektor Unisba Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., mengatakan pertemuan tersebut menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dalam mengelola dan mengembangkan perguruan tinggi.

Dalam pemaparannya, Harits menjelaskan bahwa Unisba saat ini memiliki 10 fakultas dan 36 program studi. Unisba juga telah memperoleh akreditasi institusi Unggul, dengan 21 program studi yang telah meraih akreditasi Unggul.

Unisba Berbagi Pengalaman Membangun Sistem Mutu

Salah satu praktik yang dibagikan Unisba adalah pengalaman mengembangkan sistem penjaminan mutu yang telah dimulai sejak 2008. Sistem tersebut terus diperkuat melalui evaluasi berkala, audit internal, pengelolaan data, serta tindak lanjut terhadap hasil evaluasi.

Pengalaman tersebut juga didukung keterlibatan Unisba dalam pembinaan sejumlah perguruan tinggi berdasarkan amanah dari LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten.

Menurut Harits, keberadaan Unisba di tengah masyarakat tidak hanya ditujukan untuk mengembangkan institusi sendiri, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi perguruan tinggi lain yang mendapatkan pendampingan.

“Unisba lahir di masyarakat itu menjadi ragi, memberikan warna tersendiri, memberikan nilai tambah kepada perguruan tinggi yang dibina,” ujar Harits.

Rektor UAP Lampung Dr. Sutrisno, S.Kep., Ners., MAN, menyampaikan bahwa pengalaman Unisba menjadi salah satu referensi bagi UAP dalam mengembangkan berbagai aspek tata kelola perguruan tinggi.

UAP berdiri pada 2019 setelah melalui proses merger tiga institusi. Saat ini, UAP memiliki lima fakultas, termasuk Fakultas Kedokteran dan Fakultas Kedokteran Gigi yang masih relatif baru.

Kondisi tersebut membuat UAP perlu memperluas pembelajaran dengan menggali pengalaman perguruan tinggi yang telah lebih dahulu memiliki sistem tata kelola dan penjaminan mutu yang berkembang.

“Memang karena prodi baru dan kampus kami baru, sehingganya harus banyak belajar kita ke luar,” ungkap Sutrisno.

Ia berharap kerja sama yang telah ditandai melalui MoU dan MoA dapat ditindaklanjuti dengan komunikasi dan kolaborasi antarkedua perguruan tinggi. Masing-masing bidang diharapkan dapat saling bertukar praktik sesuai kebutuhan, mulai dari akademik, penjaminan mutu, kemahasiswaan, hingga pengembangan institusi.

Penjaminan Mutu Tidak Hanya Menjelang Akreditasi

Dalam sharing session, Unisba memaparkan pengalaman mempersiapkan akreditasi secara berkelanjutan. Pemantauan data dan perkembangan kinerja setiap unit dilakukan secara rutin sehingga persiapan tidak hanya dimulai ketika masa akreditasi sudah dekat.

Materi yang dibahas meliputi pemetaan indikator, kelengkapan bukti, evaluasi internal, hingga tindak lanjut hasil audit. Dengan pendekatan tersebut, penjaminan mutu tidak sekadar berorientasi pada pemenuhan dokumen akreditasi, tetapi menjadi bagian dari proses kerja setiap unit di lingkungan perguruan tinggi.

Unisba juga membagikan pengalaman dalam pengembangan kompetensi dosen melalui berbagai program, antara lain beasiswa, hibah penelitian, dan peningkatan kapasitas profesional.

Di sisi pendanaan, Unisba mengembangkan sumber pembiayaan melalui beragam skema, seperti hibah, kerja sama, penelitian, dukungan alumni, serta pemanfaatan aset perguruan tinggi.

Kolaborasi Unisba dan UAP Lampung diharapkan menjadi langkah awal bagi pertukaran pengetahuan dan praktik baik yang lebih berkelanjutan. Kerja sama tersebut sekaligus memperkuat upaya kedua institusi dalam meningkatkan tata kelola, budaya mutu, kapasitas sumber daya manusia, dan kualitas pengembangan perguruan tinggi. (ask)***

Leave a Response