DisabilitasMetro Bandung

Membangun Ekosistem, Menguatkan Gerakan

6views

KOTA BANDUNG, Bandungpos- -Dengan penuh rasa terima kasih, kami telah meluncurkan Framework Paper Version 1.0 yang dikembangkan melalui DILANS Indonesia bersama berbagai mitra, komunitas, dan sahabat kolaborasi yang telah berjalan hampir lima tahun terakhir.

Demikian diungkapkan President Dilans Indonesia, Farhan Helmi, kepada awak media,  hari ini.

“Jalur Kolaboratif untuk Masa Depan yang Inklusif dan Tangguh”: Kerangka Kerja tentang Tata Kelola Inklusif, Keadilan Iklim, dan Pembangunan Berkelanjutan

Publikasi ini merupakan hasil dari perjalanan pembelajaran, kolaborasi, eksperimen, dan refleksi mengenai bagaimana isu disabilitas, keadilan iklim, kemiskinan, ketahanan masyarakat, dan tata kelola partisipatif dapat dihubungkan dalam satu kerangka yang lebih utuh.

Di jantung kerangka kerja ini terdapat tiga gagasan sederhana: Pembangunan Inklusif adalah Aksi Iklim ,  Keadilan Iklim adalah Keadilan Sosial dan  Keberlanjutan membutuhkan Keadilan

Publikasi ini juga memperkenalkan Inclusive District Platform (IDP) sebagai pendekatan yang memperlakukan ruang sebagai laboratorium hidup (living Laboratory) multi-pemangku kepentingan yang saat ini sedang dikembangkan di Bandung, Semarang, dan Yogyakarta, sekaligus berbagi pembelajaran adaptif mengenai pembangunan ekosistem, partisipasi warga, dan transformasi kelembagaan.

Kerangka kerja ini tidak dimaksudkan sebagai model yang final. Sebaliknya, kami menawarkannya sebagai dokumen hidup dan ajakan terbuka untuk terus berdialog, berkolaborasi, bereksperimen, dan belajar bersama.

Terima kasih kepada seluruh mitra, komunitas, relawan, peneliti, pemerintah, sektor swasta, serta sahabat yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini.

Semoga publikasi ini dapat memberikan kontribusi bagi upaya mewujudkan masa depan yang lebih inklusif, adil, dan tangguh bagi semua. Mari terus membangun ekosistem, dan memperkuat gerakan.**( RM/BNN)

Leave a Response