
KABUPATEN BANDUNG, bandungpos.id – Dalam persaingan dunia pendidikan tinggi yang semakin kompleks, kekuatan sebuah fakultas tidak semata ditentukan oleh kemegahan fasilitas, status akreditasi, ataupun jumlah mahasiswa yang dimiliki. Ada elemen penting lain yang sering menjadi penopang keberlangsungan institusi, yakni kebersamaan dan solidaritas seluruh civitas akademika. Nilai inilah yang terasa kuat dalam kegiatan Family Gathering Milad ke-43 Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Islam Bandung (Unisba) yang diselenggarakan pada Ahad (10/5) sebagai bagian dari rangkaian peringatan milad fakultas di Kampung Loteng Koyot, Ciparay, Kab.Bandung.
Acara tersebut menghadirkan dosen, tenaga kependidikan, pimpinan fakultas, hingga keluarga besar Fikom dalam suasana penuh kehangatan. Lebih dari sekadar agenda rutin tahunan, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kedekatan emosional, dan memperkuat semangat kolektif guna mengembalikan kejayaan Fikom Unisba melalui modal sosial berupa kebersamaan.
Perjalanan Fikom yang kini memasuki usia 43 tahun menunjukkan bahwa kekuatan utama institusi tidak hanya bertumpu pada pencapaian administratif atau program akademik. Persaudaraan dan kolaborasi antarwarga fakultas justru menjadi fondasi penting yang menjaga Fikom tetap berdiri kokoh menghadapi tantangan zaman.
Hubungan harmonis antara dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, hingga seluruh unsur fakultas menjadi modal besar dalam menjaga eksistensi sekaligus mendorong perkembangan Fikom Unisba agar tetap relevan di tengah perubahan dunia pendidikan tinggi.
Pada momentum milad tahun ini, Fikom Unisba mengusung tema “Fikom Unisba for Impact: SMART 2026” sebagai arah transformasi menuju fakultas yang lebih unggul, berdaya saing, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Konsep SMART 2026 dipandang bukan sekadar jargon kelembagaan, melainkan kompas perubahan yang membutuhkan kerja bersama, kolaborasi, dan komitmen seluruh elemen fakultas untuk mewujudkannya.
Family Gathering Jadi Titik Awal Penguatan Branding
Kehangatan suasana kebersamaan juga mendapat perhatian khusus dari Rektor Universitas Islam Bandung Prof. Ir. A. Harits Numan, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, rektor menyampaikan bahwa family gathering merupakan momentum strategis untuk membangun bonding, mempererat silaturahmi, dan memperkuat sinergi antarentitas di lingkungan Fikom.
Menurutnya, kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan ini harus menjadi starting point untuk memperkuat branding, rekognisi, serta daya saing Fikom Unisba di tingkat nasional.
Dengan dukungan jumlah guru besar yang memadai dan berbagai capaian rekognisi nasional, Fikom dinilai memiliki peluang besar untuk mempelajari keunggulan program studi Ilmu Komunikasi di berbagai perguruan tinggi lain, kemudian mengadaptasi praktik terbaik tersebut sesuai dengan karakter dan potensi yang dimiliki.
Langkah tersebut diharapkan mampu membangun identitas khas Fikom Unisba yang memiliki nilai keunikan sekaligus daya saing tinggi di tengah kompetisi pendidikan tinggi.
Rektor juga menekankan pentingnya penguatan mutu akademik melalui berbagai strategi, seperti kolaborasi publikasi ilmiah dosen, percepatan studi doktoral (S3), serta pengembangan jejaring kemitraan strategis.
Dalam dinamika pendidikan tinggi saat ini, kolaborasi dinilai bukan lagi opsi tambahan, tetapi telah menjadi kebutuhan penting. Karena itu, Fikom didorong untuk memaksimalkan jejaring internal maupun eksternal dalam membuka peluang pengembangan institusi, termasuk pada akses beasiswa, pengembangan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), hingga Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU).
Memasuki usia ke-43, Fikom Unisba menegaskan kembali komitmennya untuk hadir bukan hanya sebagai institusi pendidikan komunikasi, melainkan juga sebagai rumah besar yang dibangun atas nilai persaudaraan, kolaborasi, dan kebermanfaatan.
Di tengah kehidupan akademik yang kerap disibukkan dengan target angka dan capaian peringkat, kegiatan Family Gathering Milad ke-43 Fikom Unisba menjadi pengingat bahwa kejayaan sebuah institusi juga lahir dari kemampuan manusianya untuk saling mendukung melalui kolaborasi yang cerdas, empatik, bertanggung jawab, dan terus berkembang.
Milad ke-43 Fikom Unisba hari ini bukan sekadar seremoni pertambahan usia. Momentum ini menjadi penegasan optimisme bahwa dari semangat kebersamaan, kejayaan dapat kembali diwujudkan.(ask)***





