
KAB. BANDUNG, Bandungpos. Id – Suasana penuh antusiasme dan keakraban ekosistem irigasi Curug Tampir, Desa Bumiwangi, Kecamatan Ciparay, pada Minggu (3/5/2021). Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385, digelar acara akbar bertajuk Mancing dan Ngagogo yang berhasil memikat ribuan penggemar dan warga sekitar. Para peserta tampak begitu antusias, bahkan banyak di antara mereka yang telah hadir dan bersiap sejak pagi hari demi mengikuti rangkaian kegiatan yang penuh makna tersebut.
Acara ini merupakan perwujudan nyata dari strategi sinergi antara Pemerintah Desa Bumiwangi dengan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Lebih dari sekedar ajang rekreasi dan hiburan, kegiatan ini dirancang sebagai media edukasi yang ampuh untuk menumbuhkan kesadaran kolektif akan urgensi menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem sungai yang menjadi nadi kehidupan masyarakat luas.
Hadir langsung dan memberikan orasi inspiratif, Dadang M. Nasir, sosok yang dikenal luas sebagai mantan Bupati Bandung dan kini mengemban amanat sebagai Anggota DPR RI. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan penghargaan yang mendalam atas semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga dan perangkat desa dalam merawat lingkungan. Ia menegaskan dengan tegas bahwa konservasi alam bukanlah pekerjaan yang dapat diselesaikan secara parsial, melainkan memerlukan gerakan bersama yang disiplin, konsisten, dan berkelanjutan.
Lebih jauh, Dadang M. Nasir menyoroti vitalitas pengelolaan sumber daya udara. Menurutnya, udara memegang peranan mendasar yang tidak tergantikan, mulai dari menyediakan kebutuhan domestik, irigasi sektor pertanian, hingga pemeliharaan sektor industri. Oleh karena itu, menjaga kualitas dan kuantitas sumber air merupakan tanggung jawab moral bersama demi terwujudnya kesejahteraan yang berkelanjutan bagi generasi kini maupun mendatang.
Tak hanya menyampaikan visi dan misi pembangunan, Dadang M. Nasir juga membakar semangat para peserta dengan mengumumkan deretan hadiah prestisius. Panitia telah menyiapkan total benih ikan sebanyak lima kuintal, termasuk spesimen ikan besar yang menjadi target utama. Hadiah yang diperebutkan pun sangat menggiurkan, dengan rincian Juara I memperoleh Rp1.500.000, Juara II Rp1.000.000, dan Juara III Rp750.000, serta berbagai hadiah hiburan lainnya yang semakin menambah keseruan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pelepasan tanda lomba dimulainya secara simbolis. Acara Mancing dan Ngagogo ini tidak hanya berhasil menjadi ajang kompetisi yang sehat, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk mempererat kohesi sosial antarwarga sekaligus memperkokoh komitmen bersama dalam menjaga keseimbangan alam demi masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan. ( Tanya/Id )***





