
90views
BANDUNG, BandungPos.id — Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengingatkan, pentingnya tertib administrasi kependudukan bagi para pendatang yang ingin menetap di Kota Bandung baik pekerja dan memulai usaha maupun belajar di Kota Bansung.
“Kota Bandung merupakan kota yang terbuka bagi masyarakat dari berbagai daerah yang mau belajar maupum bekerja, namun tertib administrasi suatu keharisan,” tegas Farhan saat pelepasan program Mudik Aman Bersama Bio Farma 2026 di Kantor Bio Farma, Kota Bandung, Jumat (13/3/2026).
Menurut Farhan, setelah momentum mudik Lebaran biasanya banyak warga yang kembali ke Bandung bersama kerabat atau keluarga dari kampung halaman.
Ia mempersilakan hal tersebut selama para pendatang memiliki niat yang jelas serta melengkapi administrasi kependudukan.
“Kota Bandung ini kota yang terbuka. Saudara dari luar kota boleh datang ke Bandung. Tapi ingat, administrasi kependudukannya harus rapi,” ujar Farhan.
Surat kepindahan dan KTP
Farhan menuturkan, masyarakat yang datang ke Bandung untuk bekerja atau menempuh pendidikan sebaiknya segera mengurus perpindahan administrasi kependudukan, termasuk mengganti KTP menjadi KTP Kota Bandung.
“Kalau datang ke Bandung untuk sekolah atau bekerja, gantilah KTP-nya menjadi KTP Bandung. Jadi waktu berangkat ke sini pastikan sudah membawa surat pindah agar administrasinya jelas,” katanya.
Farhan menjelaskan, kepemilikan KTP Bandung akan memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik yang disediakan pemerintah daerah.
Dengan menjadi warga administrasi Kota Bandung, masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi penting, mulai dari peluang pekerjaan hingga akses pendidikan, termasuk peluang mendapatkan kursi pendidikan di perguruan tinggi.
“Dengan sudah punya KTP Kota Bandung, berbagai fasilitas untuk warga Bandung akan bisa didapatkan, mulai dari informasi lapangan pekerjaan sampai dengan informasi pendidikan,” ucapnya.
Selain itu, Farhan berpendapat, kepemilikan KTP Bandung dapat mempermudah masyarakat yang ingin memulai usaha di Kota Bandung, termasuk dalam memperoleh rekomendasi kredit atau akses pembiayaan usaha.
Ia juga mengingatkan agar para pendatang datang ke Bandung dengan tujuan yang jelas, bukan sekadar mencoba peruntungan tanpa rencana yang matang.
“Jangan cuma datang ke Bandung, numpang di rumah saudara seminggu dua minggu, lalu sebulan tidak jelas kegiatannya. Kalau memang ingin bekerja atau sekolah di Bandung, pastikan administrasinya lengkap,” tegasnya.
Pendataan penduduk
Farhan meminta para camat dan aparatur kewilayahan untuk memastikan pendataan penduduk berjalan dengan baik sehingga mobilitas masyarakat yang datang ke Kota Bandung dapat tercatat dengan tertib.
Menurutnya, Pemerintah Kota Bandung menyambut baik masyarakat dari luar daerah selama mereka mematuhi aturan administrasi yang berlaku.
“Saya husnuzon bahwa yang datang dari luar kota kembali ke Kota Bandung semuanya orang baik. Maka kami akan terima dengan baik. Sekali lagi penekanannya, administrasi kependudukan harus rapi,” pungkasnya. (rob/bg).**
add a comment





