Bandung Raya

MDT Husnul Khotimah Gelar Isra Mi’raj, Tawarkan Program Pendidikan untuk Generasi Berakhlak

200views

BANDUNG BARAT, Badungpos Id. – Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Husnul Khotimah bawah naungan Yayasan Husnul Khotimah Khoirun Ummah menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M dan penyambutan Ramadan, Minggu (15/2/2026). Kegiatan di Kp. Sinarmukti, Desa Selacau, Kecamatan Batujajar, dibuka dengan hafalan Al-Qur’an, pertunjukan hadroh, dan lantunan sholawat oleh santriwan dan santriwati.

Acara bertema “Mari Kita Sambut Bulan Suci Ramadan dengan Kegembiraan dan Hati yang Ikhlas” bertujuan memperkuat spiritualitas santri dan meningkatkan kesadaran keagamaan masyarakat. Tokoh agama, wali santri, dan warga lokal mengikuti dengan antusias.

Kepala MDT Husnul Khotimah Encep Hasanudin, S.Pd.I., mengatakan peringatan Isra Mi’raj bukan hanya ritual tahunan. Menurutnya, peristiwa tersebut harus jadi momentum memperkokoh iman dan meningkatkan kualitas ibadah, khususnya salat sebagai tiang agama.

Ia juga menjelaskan bahwa lembaga ini menyelenggarakan berbagai program pendidikan, mulai dari Raudhatul Athfal (RA), pendidikan Diniyah, hingga Program Pendidikan Kesetaraan Berbasis Komunitas (BKBK)Husnul Khotimah. “Kami mengajak semua pihak untuk mengarahkan anak-anak mereka menempuh pendidikan agama. Bagi yang putus sekolah, kami siap membimbing melalui paket A, B, dan C dalam program BKBK M,” ujarnya.

Selain itu, ia mengajak menyambut Ramadan dengan kegembiraan dan ikhlas. Persiapan harus meliputi aspek lahiriah dan batiniah melalui perbaikan akhlak serta peningkatan ketakwaan. Pendidikan agama sejak dini, katanya, akan membentuk generasi muda yang saleh dan berintegritas.

Dalam tausiyahnya, KH. Kaspul Huda, S.Ag., menjelaskan hikmah Isra Mi’raj sebagai bukti kebesaran Allah SWT dan penguat spiritual umat. Ia menekankan pentingnya keseimbangan hubungan dengan Allah dan antar manusia saat menyongsong Ramadan.

Penceramah juga menguraikan keutamaan bulan menjelang Ramadan: Rajab sebagai bulan salat, Sya’ban sebagai bulan sholawat, dan Ramadan sebagai bulan Al-Qur’an. Umat Islam didorong meningkatkan tilawah, tadabbur, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an. Semangat dari acara ini diharapkan jadi landasan moral bagi santri dan masyarakat dalam menyambut Ramadan. (Ask/Id)***

Leave a Response