Bandung Raya

Unisba Gelar Seminar Refreshment Dosen Wali 2026, Perkuat Strategi Pendampingan Mahasiswa Generasi Z

179views

METRO BANDUNG, bandungpos.id – Universitas Islam Bandung (Unisba) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendampingan mahasiswa melalui Seminar Refreshment Dosen Wali Tahun 2026 yang digelar di Aula Utama Unisba, Rabu (28/1).

Kegiatan ini mengusung tema “Memahami Pola Pikir, Respons Emosional, dan Strategi Komunikasi Mahasiswa Generasi Z”, dengan tujuan memperkuat peran dosen wali agar mampu memberikan pendampingan yang komprehensif, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan kepribadian mahasiswa.

Seminar menghadirkan sejumlah narasumber dari latar belakang keilmuan yang beragam, yakni dr. Ayu Presetya, M.MRS., Sp.Kj., Nugie Al-Afgani, Dr. Ade Mahmud, S.H., M.H., serta Dr. Ir. Luthfi Nurwandi, S.T., M.T. Sebanyak 128 dosen wali dari berbagai fakultas di lingkungan Unisba turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

Rektor Unisba Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., dalam sambutannya menyampaikan bahwa fungsi dosen wali saat ini semakin strategis. Tidak hanya bertugas mengawal studi mahasiswa, dosen wali juga diharapkan menjadi pembimbing, konsultan, sekaligus figur teladan bagi mahasiswa Generasi Z.

Ia menjelaskan bahwa generasi ini tumbuh di tengah derasnya digitalisasi dan keterbukaan informasi. Kondisi tersebut membentuk karakter mahasiswa yang kritis dan cepat beradaptasi dengan teknologi, namun pada saat yang sama berhadapan dengan tantangan serius berupa tekanan psikologis serta persoalan kesehatan mental.

“Pendekatan pendampingan tidak bisa lagi dilakukan secara tradisional. Dosen wali perlu memahami cara berpikir mahasiswa, peka terhadap dinamika emosional mereka, serta mampu membangun komunikasi yang empatik, dialogis, dan memberdayakan,” tegasnya.

Melalui kegiatan refreshment ini, rektor berharap para dosen wali dapat melakukan refleksi peran sekaligus meningkatkan kapasitas pendampingan yang lebih humanis, kontekstual dengan perkembangan zaman, dan selaras dengan nilai-nilai Islami yang menjadi ciri khas Unisba.

“Dosen wali yang mampu hadir sebagai pendengar yang empatik akan menjadi ruang aman bagi mahasiswa untuk berkembang, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dalam aspek personal dan spiritual,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Unisba sekaligus Ketua Panitia, Dr. Asnita Frida B. R. Sebayang, S.E., M.Si., menuturkan bahwa seminar ini merupakan bagian dari strategi besar Unisba dalam mengintegrasikan seluruh potensi institusi ke dalam inovasi kurikulum dan proses pembelajaran.

Menurutnya, perbedaan karakter antara mahasiswa Generasi Z dan generasi sebelumnya menuntut perguruan tinggi untuk melakukan penyesuaian pendekatan pendidikan.

“Kegiatan ini menjadi langkah awal bagaimana kekuatan yang dimiliki Unisba dapat diintegrasikan ke dalam inovasi kurikulum. Mahasiswa yang kita hadapi saat ini memiliki karakteristik yang sangat berbeda dibanding generasi terdahulu,” jelasnya.

Ia menambahkan, Bidang Belmawa terus berupaya mengakomodasi kebutuhan mahasiswa secara menyeluruh dalam sistem pembelajaran, sekaligus menjadikan hasil seminar sebagai bahan pertimbangan penting bagi perumusan kebijakan akademik Unisba ke depan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi masukan strategis bagi universitas terkait langkah-langkah pengembangan ke depan. Selain itu, kami mengajak seluruh dosen untuk bersinergi menjadikan sumber daya yang dimiliki sebagai kekuatan unggulan Unisba,” pungkasnya.

Melalui Seminar Refreshment Dosen Wali Tahun 2026, Unisba optimistis hasil kegiatan ini dapat diimplementasikan secara nyata dalam praktik pendampingan mahasiswa sehari-hari, guna mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, serta berkepribadian Islami. (sani/bnn)

Leave a Response