Olahraga

La Nyalla Menjamin BK Porprov Cabor Muaythai akan Sportif, Adil Tanpa Kecurangan 

231views

 

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Cabang olahraga Muaythai mulai menggelar Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV/2026 di GOR KONI Kota Bandung Jalan Jakarta Kota Bandung, Selasa (2/12/2025).

Sebanyak 320 atlet muaythai bakal bersaing guna memburu tiket bertanding di Porprov tahun depan. Tampak hadir pada acara pembukaan Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) La Nyalla Mahmud Mattalitti, Kabid Binpres KONI Jawa Barat Arif Herdiana, Ketua Harian PB MI, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana dan Plt. Ketua Pengprov Muaythai Jabar sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Dewi Kandiati Paramesty Tine Yowargana,

Dalam kata sambutannya La Nyalla menekankan  pentingnya kompetisi seperti BK Porprov, sebagai ajang seleksi dan pembinaan atlet-atlet muda potensial untuk dipersiapkan ke tingkat yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional.

“Saya menjamin babak kualifikasi cabang olahraga muaythai akan mengusung sportifitas dan profesional. Seluruh pertandingan dalam BK Porprov akan berjalan secara sportif, adil, dan tanpa kecurangan,” ujarnya.

La Nyalla  menegaskan komitmen Pengurus Besar (PB) Muaythai Indonesia dan Pengurus Provinsi (Pengprov) Jabar untuk mendukung penuh kebutuhan atlet dan kemandirian olahraga muaythai di Indonesia.

“Saya memberi apresiasi  kepada pemerintah daerah penyelenggara cabor muaythai Porprov 2026, yaitu Kota Depok, Kota Bekasi, dan Kota Bogor, KONI setempat, panitia pelaksana, dan seluruh peserta (atlet, pelatih, wasit) atas partisipasi dan kerja keras mereka,” kata La Nyalla.

Sementara itu Ketua Harian PB MI Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana mengatakan, gelaran BK Porprov kali ini selain bertujuan untuk menjaring atlet muda potensial, juga untuk melihat kondisi dan kualitas atlet muaythai Jabar saat ini.

“Kebetulan saya ketua harian PB MI tentunya saya bisa melihat seberapa jauh nanti kontribusi prestasi atlet muaythai Jabar ke pentas nasional, seperti multi event PON misalnya. Diharapkan dari BK ini Jabar makin hebat di cabor muaythai,” ujar Evi.

Kedepan Evi optimis Jabar bakal mampu meraih target, minimal 7 emas di PON mendatang. Dan ini mesti direalisasikan.

Evi menilai, Jabar sejauh ini mampu menjalankan organisasi muaythai dengan baik. Oleh karena itu Ketua Umum PB berkenan langsung menghadiri acara pembukaan BK Porprov cabor muaythai.

“Sayapun merasa bangga hampir 99 persen atlet yang tampil di BK Porprov kali ini asli atlet binaan daerah masing-masing. Adapun atlet yang bermutasi persentasenya nol sekian persen, ini sangat minim,” tutur Evi.

Ditempat yang sama  Plt. Ketua Pengprov Muaythai Jabar sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Dewi Kandiati Paramesty Tine Yowargana menyebut BK Porprov cabor muaythai kali ini luar biasa.

“Saya lihat dari kualitas pertandingan sangat luar biasa. Kemarin sempat dikagetkan oleh pemeriksaan kesehatan dengan hasil kualitas yang lumayan tinggi. Makanya saya hari ini mengundang dr. Maxi untuk memaksimalkan kesehatan para atlet supaya lebih safety,” ujar Tine.

Tine mengaskan, pihaknya ingin membuktikan kepada masyarakat luas bahwa cabor muaythai adalah olahraga terarah dan terukur, bukan sekadar pukul-pukulan apalagi tawuran. Tine menegaskan, keberlangung BK akan berjalan aman dan kondusif.

“Saat ini atlet kita potensial semua. Dari pantauan selama tiga bulan, saya merasa puas dengan kemampuan mereka. Usai Porprov, ini tentu bekal berharga guna menyongsong gelaran PON 2028,” ujar Tine.

Pertandingan resmi BK Poprov cabor muaythai akan digelar pada 2–6 Desember, mencakup kelas Amateur, Junior & Youth, Senior Men & Women, hingga Elite & Exhibition.

Sementara itu Dewan Kehormatan Bidang Kesehatan Pengprov Muaythai Jabar, dr. Maxi, S.H., MH Kes memberi apresiasi terhadap perjuangan atlet-atlet muaythai yang tampil di BK Porprov kali ini. Diapun merasa kagum dengan pretasi atlet muaythai Jabar di PON tahun lalu di Sumatera Utara dan Aceh.

“Saya melihat antara bidang kesehatan dan olahraga ini sangat erat. Sekarang di pemerintahan kerja saya tidak terlalu berat karena saya sekarang sebagai staf ahli. Oleh karena itu sekarang saya banyak berkolaborasi dengan teman-teman di bidang olahraga muaythai,” ujar dr. Maxi.

Kolaborasi ini menurutnya  untuk memajukan prestasi olahraga dan mewujudkan kesehatan masyarakat.

“Sekarang saya mengabdikan diri dicabor muaythai karena ada kedekatan dengan teman-teman pengurus provinsi dan kabupaten,” ujar dr. Maxi. (den)

 

Leave a Response