
PANGANDARAN, BANDUNGPOS ID. – Sejumlah pemuda Kampung Mahmud, Kabupaten Bandung, turut berpartisipasi dalam Jambore Pemuda Adat 2025 yang berlangsung pada 4–7 September 2025 di Desa Cikakong, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran. Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran.
Jambore tahun ini mengusung tema “Pengembangan Wilayah Adat sebagai Ruang Interaksi Pemajuan Kebudayaan”, yang menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan warisan budaya serta memperkuat eksistensi wilayah adat di berbagai daerah. Ratusan pemuda adat dari berbagai provinsi hadir sebagai peserta.
Perwakilan dari Kampung Mahmud hadir untuk memperluas jejaring kolaborasi antar-pemuda adat se-Jawa Barat sekaligus membawa misi pelestarian tradisi dan kearifan lokal yang telah diwariskan para leluhur. Mereka juga memperkenalkan identitas budaya Sunda kepada peserta dari berbagai daerah.
Adapun peserta dari Kampung Adat Mahmud yang mengikuti kegiatan tersebut antara lain:
Eka Siti Patimah Az-Zahra, S.Pd.
Winda Siti Jama’ah Jubaedah
Akmal Ar-Rasyid
Aslimudin
Agung / Muhammad Riyan Hidayat
Salah satu peserta, Eka Siti Patimah Az-Zahra, mengungkapkan rasa bangga dapat membawa nama Kampung Mahmud dalam pertemuan pemuda adat tingkat nasional.
“Kami datang ke sini bukan hanya sebagai peserta, tapi sebagai pewaris budaya. Kami ingin belajar, berbagi, dan membawa pulang pengalaman baru untuk mengembangkan tradisi di Kampung Mahmud. Pelestarian budaya bukan tugas masa lalu, tapi tanggung jawab generasi hari ini,” ujarnya.
Selama kegiatan, para peserta mengikuti diskusi budaya, lokakarya seni tradisi, malam keakraban, serta pertunjukan seni dari berbagai daerah. Pemuda Kampung Mahmud terlibat aktif dalam forum diskusi dan berbagi pengalaman mengenai pelestarian budaya serta peran komunitas lokal dalam menjaga sejarah Kampung Mahmud.
Melalui keikutsertaan ini, pemuda Kampung Mahmud berharap dapat membawa pulang gagasan baru untuk pengembangan budaya di wilayahnya, sekaligus memperkuat komitmen generasi muda dalam menjaga dan memajukan kebudayaan nusantara. (Iding/bnn)





