Olahraga

Usai Dilantik, Wushu Jabar Siap Tancap Gas

311views

Bandung, BANDUNGPOS.ID – Dibawah kepemimpinan Mayjen TNI (Purn) Dwi Djati Utomo, kepengurusan Pengprov Wushu Indonesia (WI) Jawa Barat masa bakti 2025-2029 resmi dilantik Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Ngatino di El Hotel Jalan Merdeka Kota Bandung, Selasa (15/7/2025).

Hadir pada acara pelantikan, Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan, Kadispora Jabar Hery Antasari, Perwakilan KONi Jabar Arief Prayitno serta beberapa pengurus dari PB WI.

Usai pelantikan, Wagub Erwan mengatakan, wushu Jabar dibawah kendali Dwi Jati Utomo optimis bakal mewujudkan personil kepengurusan yang lebih solid dan lebih kompak serta bisa menghasilkan atlet wushu Jabar yang lebih mumpuni, baik dari sisi mental maupun prestasi.

“Sisi lain yang harus saya kemukakan pada kesempatan ini adalah jangan selalu mengandalkan bantuan dari pemerintah, tapi bagaimana para cabang olahraga di Jabar, termasuk cabor wushu didalamnya, mampu mencari Bapak Asuh karena di Jabar ini banyak sekali perusahaan-perusahaan yang bisa dijadikan Bapak Asuh. Nantinya Pemprov Jabar akan membantu memfasilitasi soal itu (Bapak Asuh),” tutur Erwan.

Selain membantu mencari Bapak Asuh untuk cabor, Erwanpun akan memfasilitasi latihan dan sarana serta prasarana untuk cabor wushu. Pihaknya akan berkolaborasi sehingga Jabar bisa mencetak quatrick (empat kali juara berturut-turut) di gelaran PON 2028.

“Cabor wushu menjadi salah satu andalan Jabar untuk memberi kontribusi medali emas di PON mendatang. Untuk itu lewat kepengurusan baru yang dipimpin Pak Dwi Djati, saya yakin cabor wushu bisa lebih menemukan performa terbaiknya,” ujar Erwan.

Menyinggung kembali soal Bapak Asuh, Pemprov bersama cabor akan mencoba meloby. Kapasitas Pemprov sebagai fasilitator. Diharapkan lewat loby dengan pihak ketiga akan menghasilkan kolaborasi untuk membangun pondasi menuju pembinaan yang bermuara ke prestasi.

Ditempat yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Ngatino mengurai ihwal eksistensi cabor wushu di pentas PON 2028. Menurut Ngatino, lingkup PON adalah ranahnya KONI Pusat bersama Menpora. Sebagai cabor – dalam hal ini wushu, tentu berkeinginan tampil di PON.

“Harapan kami, karena ini sudah menjadi progam tetap PB WI, dilaksanakan dimanapun (gelaran PON) kami siap. Kehadiran Pak Wagub dengan ketua yang baru dilantik secara moral menjadi dukungan yang luar biasa. Saya optimis dengan SDM yang dimiliki wushu Jabar saat ini pada saatnya akan bangkit lagi dan bisa juara di PON,” ungkap Ngatino.

Cabor wushu menurut Ngatino akan dipertandingkan di PON karena sudah menjadi Disain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang mencakup 14 cabor, salah satu diantaranya cabor wushu. Soal tempat penyelenggaraan PON, cabor wushu dimanapun siap. Ini terkait rumor yang berkembang yaitu PON 2025 akan kembali ke Jakarta. Sementara versi PB WI PON 2028 akan tetap dilaksanakan di NTB/NTT.

Sementara itu Ketua Pengprov Wushu Jabar menegaskan kesiapannya untuk bertanding di PON 2028. Seperti dkatakan Wagub Jabar, Sekjen PB WI dan Kadispora Jabar, bahwa wushu Jabar salah satu andalan untuk meraih emas di PON 2028.

“Bagaimanapun kita harus bekerja keras. Perolehan 2 emas di PON 2024 di Sumatera Utara harus ditingkatkan di PON nanti karena ada 25 medali emas yang akan diperebutkan di PON 2028. Ini luar biasa potensinya. Wushu Jabar punya SDM yang handal. Begitupun atlet dan pelatihnya,” ujar Dwi Djati Utomo.

Sinyalemen Wagub ihwal Bapak Asuh, diapresiasi Dwi Djati sebagai hal yang bagus. Wushu berasal dari Tiongkok. Aneh juga seandainya pengusaha-pengusaha asal Tingkok disini (Indonesia) tidak membantu cabor wushu.

“Paling tidak kita akan berusaha semaksimal mungkin supaya wushu Jabar kembali berjaya. Usai dilantik kita langsung running. Apapun perintahnya kita laksanakan. Soal target 5 emas kita akan berusaha keras mewujudkannya,” tegas Dwi Djati Utomo. (den)

 

 

 

 

 

Leave a Response