Kabupaten/Kota

Read Aloud’ Bentuk Ekosistem Literasi dari Rumah

Read Aloud’ Bentuk Ekosistem Literasi dari Rumah

336views

SIDRAP, BANDUNGPOS —Tokoh literasi dan Penulis Nasional, Bachtiar Adnan Kusuma, didaulat sebagai pembicara utama dalam Bimbingan Teknis Membaca Nyaring yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidrap, Jumat, 16 Mei 2025.

Acara yang diikuti Bunda Literasi Kabupaten dan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Sidrap—terdiri dari 60 orang peserta—dibuka oleh Andi Besse mewakili Bunda Literasi Sidrap, disaksikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidrap, Ahmad, SP, M.Si.

Bachtiar Adnan Kusuma menegaskan bahwa Read Aloud atau membaca nyaring adalah salah satu wujud nyata dalam membentuk ekosistem literasi sejak dini dari setiap rumah tangga.

Menurut Ketua Forum Nasional Penerima Penghargaan Tertinggi NJDP Perpustakaan Nasional ini, Read Aloud pada intinya adalah upaya mengembalikan kejayaan literasi di tengah keluarga, yang menitikberatkan pada pentingnya penguatan literasi sejak masa pra-nikah, saat menikah, hingga pasca menikah.

Caranya, setiap calon ibu muda sebelum menikah perlu diberikan penguatan akan pentingnya literasi yang diasupkan kepada calon bayi yang akan dilahirkan.

“Kalau setiap calon pasangan usia perkawinan menjelang menikah memahami pentingnya literasi sebagai kebutuhan pokok, otomatis literasi menjadi prioritas—bukan sekadar urusan nomor urut sepatu. Ya, dimulai dari ibu-ibu, para Bunda Literasi sebagai figur utama yang mendorong terbentuknya keluarga literasi,” kata Bachtiar Adnan Kusuma.

Oleh karena itu, BAK mengajak para Bunda Literasi Sidrap agar ikut aktif mendorong warganya menjadikan membaca sebagai kebutuhan pokok.

Menurut BAK, hanya daerah yang memiliki tingkat melek literasi tinggi yang akan maju dan berhasil. Tak ada bangsa atau daerah yang besar tanpa kemajuan literasinya.

Penguatan literasi, menurutnya, harus dimulai dari setiap keluarga. Dan hanya keluarga yang memiliki keberpihakan pada literasi yang bisa tumbuh menjadi keluarga yang maju.

“Terima kasih kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sidrap yang telah mendorong minat baca para Bunda Literasi untuk ikut serta memajukan literasi Sidrap,” tegas penulis ratusan buku ini, disaksikan oleh pembicara lainnya, yaitu Isumarni dan Kartika Evalisa.

Dalam kesempatan tersebut, Bachtiar Adnan Kusuma juga menyerahkan buku wakaf yang diterima langsung oleh Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Sidrap, Ahmad, SP, M.Si. ** ( M Suhan/BNN)

Leave a Response