Jangan Menolak
Ber-Tuhan itu kebutuhan, tapi menghargai orang yang berbeda nama Tuhan itu perlu. Boleh tak setuju dengan sebuah pandangan dan kebijakan, tapi jangan menolak. Siapa tahu yang ditolak itu suatu hari jadi yang paling dibutuhkan.
Oleh Uten Sutendy
BERFIKIR– keras dan kritis itu boleh, tapi hidup rileks itu harus. Beragama itu penting, tapi hidup damai- dengan semua orang yang berbeda agama dan keyakinan itu harus.
Ber-Tuhan itu kebutuhan, tapi menghargai orang yang berbeda nama Tuhan itu perlu. Boleh tak setuju dengan sebuah pandangan dan kebijakan, tapi jangan menolak. Siapa tahu yang ditolak itu suatu hari jadi yang paling dibutuhkan.
Otak
Mereka yang selama ini kerjanya. menyebar kebencian dan hoaks adalah kelompok orang yang rata-rata menjadi korban permainan algoritma medsos sehingga tak bisa menggunakan otaknya untuk berfikir secara jernih dan cerdas. Sebagian besar otak mereka hanya menjadi tempat penampungan info status. Kemampuan otak menjadi tumpul kecuali cuma bisa mengeluarkan isi info status dan ucapan kata orang yang sudah menumpuk di dalam ruang tengkorak. Akhirnya, otak seperti bak air yang disalurkan ke sembarang tempat, bukan menjadi mesin pengolah yang bisa membuat air menjadi wine, susu, ice cream.atau air rasa jeruk madu yang manis lezat.
Sunatullah
Sunatullah itu artinya sistem hidup, aturan hidup. Ekosistem kehidupan. Disebut juga Ad-dhien.Ad Dhien itu bukan agama melainkan aturan atau sistim kehidupan.,
Dalam Ad Dhien ada siklus kehidupan, perubahan jaman atau era. Semua bangsa-bangsa di dunia mengalami efek perubahan era itu.
Cina mempunyai buku pinter besar (semacam ilmu mantik dalam skala besar) yang bisa mengetahui perubahan manusia dan dunia. Tiap 500 tahun ada pergeseran peradaban.
Cina bisa menguasai dunia dan Nabi menyarankan bila mau belajar tentang dunia pergilah ke negeri Cina.
Era sekarang era kebangkitan negara negara di kawasan Asia Tengah dan Nusantara. Kemajuan Barat hanya soal waktu, segera jatuh.
Indonesia menggandeng Cina begitu juga sebaliknya untuk mengantisipasi Barat yang sudah mulai kekurangan bahan baku terutama sumber air tawar. Ke depan perang dagang dll akan terkonsentrasi di wilayah Asia Tenggara.
Ideologi sudah gak ada, yang ada adalah ideologi bersama umat manusia yaitu memerangi kemiskinan, keterbelakangan, dan menyelamatkan lingkungan.
Agama mulai kehilangan daya tarik. Ketertarikan manusia kepada Tuhan sedang mengarah ke Spritualisme.
Ini lah sunatullah Ad-Dhien yang harus dihadapi dan disikapi dengan dua cara: dengan ilmu pengetahuan dan sikap berserah diri (Islam) ** Get the feeling Mr. Ten
