Bandung, BANDUNGPOS.ID – Sebanyak 100 lebih peserta yang mencakup atlet, pelatih, pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) serta pengurus cabang olahraga (cabor) hadir pada Rapat Kerja Kota (Rakerkot) NPCI Kota Bandung tahun 2024 yang digelar di Hotel Horison Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Selasa (17/12/2024).
Rakerkot dengan taglen “Satukan Tekad Pertahankan Juara Umum Peparpeda Jabar 2025 Serta Rebut Kembali Juara Umum Peparda Jabar 2026” dihadiri Kadispora Edi Marwoto dan anggota Komisi D DPRD Kota Bandung Susi Sulastri.
Kadispora Edi Marwoto menyambut baik pelaksanaan Rakerkot NPCI Kota Bandung karena ini merupakan bagian dari AD/ART Organisasi sekaligus menjadi bahan evaluasi program satu tahun kepengurusan NPCI Kota bandung.
“Program yang sudah baik bisa ditingkatkan, yang kurang tentu menjadi bahan evaluasi untuk menjadi lebih baik kedepannya. Lewat Rakerkot ini nantinya dihasilkan rencana kerja ataupun program-program ditahun 2025, apalagi ditahun depan ada event Pekan Paralympik Pelajar Daerah (Peparpeda) dimana NPCI Kota Bandung membidik taget juara umum,” ujar Kadispora.
Untuk jangka panjangnya – ujar Kadispora, ada event Pekan Paralympik Daerah (Peparda) 2026. Di event inipun NPCI Kota Bandung membidik gelar juara umum.
Disinggung ihwal kota Bandung menjadi tuan rumah gelaran Peparda, Kadispora mengatakan, melihat kondisi sarana dan prasarana (sapras) yang ada, kota Bandung siap.
“Kota Bandung siap menjadi tuan rumah Peparda 2026. Tapi tentunya untuk menjadi tuan rumah perlu didukung anggaran yang memadai. Kami selaku eksekutif tidak terlepas dukungan dari Dewan. Kami juga menunggu keputusan dari NPCI Jabar. Kalau kemudian keputusannya menunjuk kota Bandung sebagai tuan rumah, langkah selanjutnya kami harus melakukan audensi dengan Walikota Bandung terpilih,” ungkap Kadispora.
Kadispora mengatakan, jika kemudian Walikota Bandung terpilh menyambut baik Kota Bandung sebagai tuan rumah penyelenggara Peparda 2026, pihaknya (Dispora dan NPCI Kota Bandung) akan segera mengantisipasi dengan berbagai persiapan, khususnya rencana anggaran yang akan disiapkan sesuai kebutuhan sebagai tuan rumah.
“Kita akan intens berkomunikasi dengan Komisi D DPRD Kota Bandung untuk mendapat dukungan dalam proses pembahasan. Dibulan November tahun depan akan ada pembahasan di anggaran perubahan. Karena mekanisme anggaran kita selain murni ada pula pergeseran dan perubahan yang memungkinkan adanya panambahan atau pengurangan. Pembahasan anggaran perubahan ini akan kita manfaatkan untuk betul-betul menghasilkan yang terbaik,” ungkap Kadispora.
Sementara anggota Komisi D DPRD Kota Bandung Susi Sulastri mengapresiasi pelaksanaan Rakerkot NPCI Kota Bandung. Susi berharap lewat Rakerkot bisa menghasilkan program-program yang baik yang bisa mendorong NPCI Kota Bandung lebih berprestasi sehingga membawa NPCI Kota Bandung menjadi pemenang pada ajang-ajang berikutnya seperti di ajang Peparpeda dan Peparda.
“Salah satu dukungan DPRD Kota Bandung adalah soal anggaran. Kami sudah siapkan (dukungan anggaran), mudah-mudahan dianggaran perubahan bisa kita masukan sehingga bisa mendukung NPCI menjadi pemenang di berbagai event,” ujar Susi.
Dewanpun – lanjut Susi, sangat mensuport Kota Bandung menjadi tuan rumah Peparda 2026.
“Kota Bandung sangat welcome sekali menjadi tuan rumah Peparda 2026. Kami sangat senang sekali ada event-event besar di Kota Bandung. Mudah-mudahan bisa direalisasikan sehingga menjadikan kota Bandung sebagai kota terbaik, apakah itu dari sisi penyelengaraan atau prestasi atletnya,” kata Susi.
Ditempat yang sama Ketua NPCI Kota Bandung Yadi Sofyan mengucapkan terimakasih kepada Kadispora Edi Marwoto maupun anggota Komisi D DPRD Kota Bandung Susi Sulastri serta semua yang hadir di acara Rakerkot.
“Kita akan melaklukan evaluasi terkait dengan kegiatan-kegiatan yang sudah kita laksanakan ditahun 2024 sekaligus merancang program kegiatan di tahun 2025. Kitapun sudah menyiapkan program untuk menjadi juara umum Peparda 2026, mudah-mudahan bantuan dari Pemkot Kota Bandung melalui Dispora juga bisa maksimal agar program-program kita bisa berjalan dengan baik,” ujar Yadi.
Yadipun menyatakan kesiapannya seandainya kota Bandung ditunjuk menjadi tuan rumah Peparda 2026 karena semua fasilitas yang ada di kota Bandung sudah sangat mumpuni.
Ketua Panitia Pelaksana Rakerkot Jumono mengapresiasi kehadiran Kadispora Kota Bandung Edi Marwoto, anggota Komisi D DPRD Kota Bandung Susi Sulastri serta peserta yang hadir yang terdiri dari atlet, pelatih, pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung serta pengurus cabang olahraga.
Menurutnya Rakerkot NPCI Kota Bandung kali ini memiliki nilai lebih karena selain membahas program-proram yang akan dilaksanakan tahun depan, juga ada pembahasan masalah anggaran serta kesiapan kota Bandung menjadi tuan rumah gelaran Peparda 2026. (den)





