Bandung,bandungpos.id – Proyek pembangunan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Ahmad Yani, Kelurahan Kacapiring, Kecamanatan Batununggal, Kota Bandung dengan pagu anggaran sebesar Rp3.739.500.000,00, nilai HPS sebesar Rp3.721.844.366,29 mangkrak.
Padahal pembangunan seharusnya rampung akhir tahun 2023, namun hingga awal Januari 2024 belum rampung dikerjakan.
Selain itu, beberapa tahapan dalam RAB disinyalir tidak dilaksanakan oleh pemborong dan lemahnya pengawasan dari Dinas Kesehatan Kota Bandung selaku kuasa pengguna anggaran.
Dari informasi LPSE Kota Bandung, Tender Pembangunan Gedung UPT Puskesmas Ahmad Yani itu, dimenangkan CV Pakta Ganda, yang beralamat di Jalan Dalam Gadung, Nomor 46, RT 01, RW 08, Lubuk Begalung, Padang (kota) Provinsi Sumatera Barat.
Pengamatan di lokasi, tidak ada aktivitas pekerjaan dan hanya dijaga beberapa orang saja. Salah satu petugas keamanan setempat, mengatakan jika proyek pembangunan puskesmas itu belum selesai dikerjakan.
Saat dikonfirmasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) UPT Puskesmas Bandung Kidul, Supriyadi, baik melalui tlp maupun pesan WhatsApp, terkesan bungkam dan enggan memberi tanggapan.*





