Uncategorized

FEB Unisba dan Gaziantep University Perkuat Kemitraan Internasional Lewat Seminar Ekonomi Global

59views

METRO BANDUNG, bandungpos.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Bandung (Unisba) terus memperluas kerja sama akademik di tingkat internasional. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menyelenggarakan seminar internasional bertajuk “Navigating Global Economic Transformation: Strengthening Trade, Investment, Innovation, and Sustainable Business for Emerging Economies” bekerja sama dengan Gaziantep University, Türkiye, di Ruang Rapat Gedung LPPM Unisba, Rabu (29/7).

Seminar yang menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-47 FEB Unisba tersebut mempertemukan akademisi dari Indonesia dan Türkiye untuk mendiskusikan berbagai tantangan sekaligus peluang yang muncul di tengah perubahan ekonomi global.

Dalam forum ilmiah itu, para narasumber mengulas sejumlah isu strategis, antara lain perkembangan perdagangan internasional, arus investasi, inovasi, hingga pentingnya penerapan bisnis berkelanjutan sebagai fondasi pembangunan ekonomi negara-negara berkembang di era yang penuh dinamika.

Membuka kegiatan, Dekan FEB Unisba Prof. Dr. Sri Fadilah, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA menyampaikan apresiasi kepada delegasi Gaziantep University serta seluruh peserta yang mengikuti seminar.

Ia menilai perkembangan teknologi, perubahan pola perdagangan dan investasi, ketidakpastian geopolitik, serta meningkatnya tuntutan terhadap pembangunan berkelanjutan telah mengubah wajah perekonomian dunia. Kondisi tersebut, menurutnya, menghadirkan tantangan sekaligus peluang yang harus direspons melalui kolaborasi dan inovasi.

“Perdagangan, investasi, inovasi, dan bisnis berkelanjutan merupakan satu kesatuan yang sangat penting dalam membangun ekonomi yang tangguh, kompetitif, sekaligus inklusif. Seminar ini diharapkan menjadi ruang berbagi pengalaman, memperkaya perspektif, dan memperkuat jejaring kerja sama antarperguruan tinggi di tingkat internasional,” ujarnya.

Sri Fadilah menegaskan bahwa perguruan tinggi kini memegang peran yang semakin penting, tidak hanya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai penggerak inovasi dan penghubung kolaborasi lintas negara.

Karena itu, ia berharap hubungan yang telah terjalin antara FEB Unisba dan Gaziantep University dapat berkembang menjadi kerja sama yang lebih luas melalui berbagai kegiatan akademik.

Menurutnya, peluang tersebut mencakup penelitian bersama, publikasi ilmiah internasional, pertukaran mahasiswa, program visiting professor, hingga berbagai bentuk kolaborasi akademik lainnya yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di kedua institusi.

Penyelenggaraan seminar internasional ini juga memiliki makna khusus karena bertepatan dengan peringatan Milad ke-47 FEB Unisba. Momentum tersebut menjadi sarana refleksi atas perjalanan fakultas sekaligus memperkuat komitmen untuk terus meningkatkan kualitas akademik, inovasi, internasionalisasi, dan kemitraan global.

Dalam seminar tersebut hadir tiga akademisi dari Gaziantep University, yakni Prof. Dr. H. Mustafa Paksoy, Prof. Dr. Sadettin Paksoy, dan Prof. Dr. Orhan Çoban.

Sementara dari Unisba tampil Dr. Rabiatul Adwiyah, S.E., M.Si., serta Irena Paramita Pramono, S.E., M.Si. sebagai pembicara yang menyampaikan perspektif mengenai perkembangan ekonomi dari sudut pandang Indonesia.

Diskusi berlangsung dinamis di bawah arahan moderator Hantoro Ksaid Notolegowo, S.E., M.A., dengan peserta yang terdiri atas mahasiswa program sarjana, magister, hingga doktor.

Selain seminar, kedua institusi juga menandatangani Implementation Arrangement (IA) sebagai tindak lanjut penguatan kerja sama akademik antara FEB Unisba dan Gaziantep University.

Penandatanganan tersebut menjadi dasar bagi pengembangan berbagai program kolaboratif di bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pertukaran akademisi, serta pengembangan sumber daya manusia.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada sesi Research Clinic: Enhancing International Research Collaboration and Publication, yang mengupas strategi memperluas kolaborasi riset internasional sekaligus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah bereputasi global.

Agenda kemudian ditutup melalui Mini Focus Group Discussion (FGD) on Joint Research, yang menjadi forum awal untuk merancang penelitian bersama antara dosen dan peneliti dari kedua perguruan tinggi.

Melalui penyelenggaraan seminar internasional tersebut, FEB Unisba kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik global, meningkatkan mutu pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, serta mendorong lahirnya kolaborasi ilmiah yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan pembangunan ekonomi berkelanjutan di tingkat internasional. (ask).

Leave a Response