
KAB. BANDUNG, BANDUNGPOS ID.
Puluhan warga Desa Cukanggenteng, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Desa pada Senin siang (7 / 26). Mereka menuntut pertanggungjawaban Kepala Desa atas pembangunan lapang sepak bola di Kampung Pasirluhur yang dinilai mengabaikan keselamatan lingkungan dan warga sekitar.
Aksi yang berlangsung damai namun penuh ketegangan ini oleh warga. Massa diterima oleh Sekretaris Desa dan Pejabat Sementara Kepala Desa. Namun, suasana memanas ketika beberapa warga melontarkan kekesalan mereka terhadap pemerintah desa.
Warga merasa pembangunan lapang sepak bola yang dimulai pada bulan Juli lalu dengan anggaran Dana Desa sebesar Rp 261.648.000,- telah menimbulkan dampak negatif. Lokasi lapangan yang berada di area lebih tinggi dibandingkan rumah penduduk menyebabkan tanah dan lumpur masuk ke pekarangan dan rumah warga saat musim hujan.
Warga menuntut pemerintah desa melakukan kajian teknis dan konsultasi dengan masyarakat sebelum memutuskan pembangunan berskala besar. Mereka juga meminta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk mundur dari jabatannya karena dianggap sering mengambil keputusan tanpa persetujuan warga atau sosialisasi yang memadai.
Sementara Kepala Desa Riman berjanji akan menyampaikan aspirasi warga kepada pihak terkait dan melakukan peninjauan langsung ke lokasi lapang. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah desa mengenai langkah-langkah konkret untuk menangani permasalahan tersebut. (iD/BNN)





