Nasional

Unisba Turun Langsung ke Padang, Hadirkan Layanan Medis dan Penguatan Spiritual bagi Pesantren Korban Banjir

263views

PADANG, bandungpos.id — Universitas Islam Bandung (Unisba) menunjukkan kepedulian nyata terhadap korban bencana banjir melalui kegiatan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Bencana. Pada Sabtu (20/12), Unisba mendatangi langsung dua pesantren terdampak banjir di Kota Padang, yakni Pesantren Harakatul Qur’an dan Pesantren Subulussalam, dengan membawa layanan kesehatan serta pendampingan spiritual.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor Unisba Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., bersama Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unisba Prof. Dr. Neni Sri Imaniyati, S.H., M.Hum., serta Ketua Bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PPKN) LPPM Unisba Prof. Dr. Neneng Nurhasanah, Dra., M.Hum. Kehadiran jajaran pimpinan universitas ini menjadi bukti komitmen Unisba dalam mendukung proses pemulihan lembaga pendidikan dan masyarakat yang terdampak bencana alam.

Dalam pelaksanaannya, Unisba mengerahkan Tim Relawan Tanggap Bencana Sumatera yang melibatkan unsur pimpinan fakultas, tenaga medis, apoteker, perawat, alumni, serta mahasiswa lintas fakultas. Tim tersebut dipimpin oleh Dekan Fakultas Kedokteran Unisba, Dr. Santun Bhekti Rahimah, dr., M.Kes., MMRS, dengan pendampingan Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran dr. Fajar Awalia Yulianto, M.Epid.

Tenaga medis yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas dokter umum dr. Yudi Feriandi, MHPE dan dr. Ariko Rahmat Putra, S.H., M.H., serta dokter gigi Siska Nia Irasanti, drg., MM dan Dr. Titik Respati, drg., MSc-PH. Tim juga diperkuat oleh tenaga kefarmasian dan keperawatan, yakni apt. Vinda Maharani Patricia, M.Si., serta Kabul, Amd., SKM.

Peran alumni dan mahasiswa turut memperkuat kegiatan pengabdian ini, di antaranya Syeiwal Moch. Allvy, S.I.Kom. (alumni Fikom), Fandhika Kurniady, S.Ked., dan Muna Dewi Fauzyah, S.Ked. (mahasiswa koas Fakultas Kedokteran). Selain itu, mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Mapenta juga ikut ambil bagian, yakni M. Aditia Soleh dari Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Fahad Nurholis dari Fakultas Hukum.

Melalui kegiatan tersebut, tim memberikan layanan pemeriksaan kesehatan serta penyuluhan kesehatan kepada santri, santriwati, ustaz, dan ustazah dengan total penerima manfaat mencapai 150 orang. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah menjaga kondisi kesehatan pascabencana, dengan sejumlah temuan kasus seperti rhinitis alergi, karies gigi, sakit kepala, dispepsia, hipertensi, malaise, spasme otot, tonsilitis, hingga infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Tidak hanya berfokus pada layanan medis, kegiatan ini juga diisi dengan pembinaan spiritual dan penguatan motivasi. Dalam penyampaiannya, Rektor Unisba menekankan pentingnya kesabaran, rasa syukur, serta keteguhan iman dalam menghadapi musibah. Pesan tersebut disampaikan secara hangat dan reflektif kepada para santri dan pengelola pesantren di kedua lokasi.

Motivasi bagi Para Santri

Rangkaian kegiatan ditutup pada malam hari dengan ceramah motivasi bagi para santri yang disampaikan oleh Rektor Unisba, Ketua LPPM Unisba, Kepala Bagian PKM LPPM Unisba, serta Dekan Fakultas Kedokteran. Ceramah ini bertujuan menumbuhkan kembali semangat belajar, optimisme, dan ketahanan mental para santri dalam menjalani proses pendidikan pascabencana.

Rektor Unisba menegaskan bahwa keterlibatan sivitas akademika dalam aksi kemanusiaan merupakan bagian dari tanggung jawab institusi dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Ia menyampaikan bahwa kehadiran Unisba di wilayah terdampak bencana merupakan panggilan kemanusiaan yang harus dijalankan dengan empati, kepedulian, dan keikhlasan.

Rektor juga memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas fakultas yang terbangun, khususnya peran Fakultas Kedokteran yang didukung unsur Farmasi, Apoteker, mahasiswa koas, serta mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa Mapenta dari Fakultas Hukum dan Fakultas Syariah. Menurutnya, keterlibatan tim sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan di lapangan merupakan langkah strategis untuk memastikan bantuan dan layanan kesehatan dapat tersalurkan secara efektif.

Lebih lanjut, Rektor Unisba berharap kegiatan pascabencana dapat terus berlanjut, tidak hanya terbatas pada fase tanggap darurat, tetapi juga mencakup pendampingan psikososial, healing therapy, serta dukungan terhadap pemulihan ekonomi masyarakat. “Mari kita bergotong royong, bekerja cerdas, bekerja keras, dan bekerja ikhlas. Fastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan. Di balik setiap kesulitan pasti ada kemudahan, dan kita bertawakal kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala demi kemaslahatan umat,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Unisba kembali menegaskan komitmennya dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara holistik, tidak hanya melalui bantuan fisik dan layanan kesehatan, tetapi juga lewat pendampingan psikososial dan penguatan spiritual demi terwujudnya pemulihan yang berkelanjutan dan kemaslahatan umat. (sani/bnn)

Leave a Response