RBAN Kembali Gelar Bincang Sore Ramadan-1447H
Melalui Bincang Sore Ramadan, RBAN kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga semangat literasi tetap hidup di bulan Ramadan dengan menghadirkan ruang belajar yang inspiratif, kolaboratif, dan mudah diakses oleh siapa saja.

SUMATRA BARAT, Bandungpos.id– Rumah Baca Anak Nagari (RBAN) kembali menghadirkan program tahunan Bincang Sore Ramadan pada tahun 2026. Program yang digagas oleh komunitas baca yang berdiri sejak 2017 ini telah memasuki tahun keenam penyelenggaraan sejak pertama kali dilaksanakan pada 2020. Hingga kini, Bincang Sore Ramadan terus menjadi ruang berbagi inspirasi dan praktik baik bagi pegiat literasi di berbagai daerah di Indonesia.
Secara konsep, Bincang Sore Ramadan tetap konsisten menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta praktik baik literasi. Kegiatan ini disiarkan secara langsung melalui fitur Live Instagram, sehingga dapat diikuti dengan mudah oleh pegiat literasi lintas wilayah.
Pelaksanaan Bincang Sore Ramadan tahun ini menghadirkan sejumlah pembaruan. Tidak hanya berlangsung pada sore hari, RBAN memperluas waktu siaran dengan menghadirkan sesi bincang-bincang pada pagi, siang, dan sore selama bulan suci Ramadan. Inovasi ini diharapkan mampu menjangkau audiens yang lebih luas serta menciptakan ruang diskusi literasi yang berkesinambungan sepanjang hari.
Untuk menyukseskan program tersebut, RBAN telah mempersiapkan konsep acara sejak satu bulan sebelum Ramadan. Beragam narasumber dari berbagai penjuru Nusantara dihimpun, mulai dari pegiat literasi yang tergabung dalam Forum TBM, pendidik, dokter, dosen, ibu rumah tangga, pelaku UMKM, nelayan, hingga perwakilan pemerintah dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Keberagaman latar belakang narasumber ini menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadirkan perspektif literasi yang inklusif dan membumi.
Founder RBAN, Sry, menyampaikan bahwa persiapan program tahun ini dilakukan secara matang.
“Bincang Sore Ramadan tahun ini dipersiapkan dengan serius, mulai dari pemilihan narasumber hingga host yang diisi oleh para relawan RBAN,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan ini dapat memberi dampak positif bagi masyarakat luas.
“Semoga Bincang Sore Ramadan dapat memberikan inspirasi bagi banyak orang dan menjadi langkah baik bagi RBAN sebagai komunitas baca yang terus hadir dan berkontribusi dalam gerakan literasi Indonesia,” tutup Sry
Melalui Bincang Sore Ramadan, RBAN kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga semangat literasi tetap hidup di bulan Ramadan dengan menghadirkan ruang belajar yang inspiratif, kolaboratif, dan mudah diakses oleh siapa saja. **(eh/rm/BNN)





