Olahraga

Publik Harus Mengikis Habis Ihwal Stigma Buruk Disabilitas

11views

 

Oleh : Yurisman Tanjung

SALAM Sejahtera untuk segenap pengurus pelatih dan koordinator cabang olahraga (cabor) yang tergabung di National Paralympic Committe Indonesia (NPCI) Kota Bandung.

Salam Olahraga !
Kalau di setiap pagi selalu ada doa yang disampaikan untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan kita semua . Maka kali ini saya hanya ingin membuat tulisan ringan yang mudah-mudahan berdampak terhadap meningkatnya wawasan dan pemahaman tentang siapa diri kita, — agar lebih jelas mengetahui tentang nilai diri serta lebih jelas pula mengerti tentang dimana saat ini kita berada.

Penelitian psikologi modern dan sosiologi disabilitas seperti yang dikaji oleh World Healt Organization dan American Psychological serta para ahli studi disabilitas seperti Tom Shakespeare, — menegaskan kedisabilitasan tidak berkorelasi dengan perilaku buruk seperti arogansi buruk sangka atau temperamental.

Perilaku tersebut merupakan karakteristik individu yang dipengaruhi pola asuh lingkungan sosial dan dinamika kepribadian. Bukan karena kondisi kedisabilitasannya. Ini pesan jelas untuk non disabilitas yang tergabung khususnya di NPCI kota Bandung. Agar dalam membuat diksi baik di internal organisasi maupun eksternal organisasi tidak mendiskreditkan disabilitas sebagai pemilik perilaku buruk dalam konteks disabilitas.

Saat ini sedang berupaya untuk mengikis habis stigma publik yang selalu salah dalam memahami disabilitas. Artinya sesuai undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas yang menjunjung tinggi nilai kesetaraan bahwa disabilitas bukan untuk dikasihani apalagi dimaklumi. Tetapi harus dipahami dan dimengerti tentunya dengan kecukupan ilmu yang memadai.

Tulisan ini dibuat semata-mata hanya ingin agar seluruh elemen yang tergabung di NPCI Kota Bandung nampak solid kuat satu visi dan satu persepsi dalam mencapai prestasi di Pekan Paralympik Daerah (Peparda) VII 2026.

Tidak ada kata disabilitas dan tidak ada kata non disabilitas . Semua sama. Karena tanpa disabilitas perlakuan buruk juga tetap terlihat jelas pada non disabilitas seperti ucapan yang penuh arogansi dan lain-lain.

Pesan saya adalah gali potensi diri, tingkatkan prestasi olahraga disabilitas dan tingkatkan kemampuan dalam menciptakan suasana lingkungan kerja yang kondusif. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi yang membacanya. Terima kasih. Salam Olahraga. !

*Penulis Dewan Pertimbangan NPCI Kota Bandung

Leave a Response