Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Founder Zigid Indonesia Ajak Generasi Muda Jadikan Pancasila Pedoman di Era Digital


KOTA MAKASAR, Bandung Pos, 1 Juni 2026 – Dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, Founder Zigid Indonesia (Zona Inovasi dan Gerakan Literasi Digital Indonesia), Muhammad Nur Rasul mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan zaman dan perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Hal tersebut disampaikannya kepada Media Bandung Pos sebagai refleksi atas pentingnya menjaga persatuan, toleransi, dan semangat gotong royong di tengah derasnya arus informasi di era digital.
Menurut Muhammad Nur Rasul, Pancasila merupakan fondasi yang mampu menyatukan bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman suku, budaya, agama, dan bahasa. Karena itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam aktivitas di ruang digital.
“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga kompas moral bagi seluruh rakyat Indonesia. Di era digital saat ini, nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman dalam berinteraksi, menyampaikan pendapat, serta menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,” ujar Muhammad Nur Rasul kepada Bandung Pos, Senin (1/6/2026).
Ia menilai tantangan bangsa saat ini tidak hanya berkaitan dengan kemajuan teknologi, tetapi juga bagaimana masyarakat mampu menjaga persatuan di tengah maraknya hoaks, disinformasi, ujaran kebencian, dan polarisasi yang kerap muncul di media sosial.
Karena itu, Muhammad Nur Rasul menegaskan pentingnya memperkuat literasi digital yang dibarengi dengan penguatan karakter kebangsaan.
“Literasi digital tidak cukup hanya mengajarkan kemampuan menggunakan teknologi. Yang lebih penting adalah membangun karakter, etika, dan tanggung jawab digital yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” katanya.
Melalui Zigid Indonesia, pihaknya terus berkomitmen mendorong berbagai program edukasi dan literasi digital untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan teknologi secara positif, produktif, dan beretika.
Ia berharap Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk semakin menguatkan nilai persatuan dan menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.
“Generasi muda adalah harapan bangsa. Mari jadikan Pancasila sebagai panduan dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. Dengan begitu, kita dapat mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya saing, dan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan,” tutupnya. **( BAK/rm/BNN)





