
BANDUNG, Bandungpos.id – Persib Bandung membalas kekalahan dari Persita Tangerang dengan menang tipis 1-0 dalam laga pekan ke-22 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 22 Februari 2026 malam. Kemenangan Persib dicetak melalui gol tunggal Andre Jung pada menit ke-50.
Persib masih memimpin klasemen sementara dengan mengumpulkan nilai 50, hasil 16 kali menang, 2 imbang dan 3 kekalahan. Persib unggul tiga poin dari Persija Jakarta yang berada di peringkat kedua.
Dalam pertandingan ini, pelatih Persib, Bojan Hodak menurunkan starter Teja Paku Alam; Eliano Reinjders, Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Federico Barba (c); Luciano Guaycochea, Frans Putros; Adam Alis, Saddil Ramdani, Rosembergne “Berguinho” Da Silva; dan Andrew Jung.
Pelatih Persib, Bojan Hodak mengakui, timnya mengalami kesulitan untuk mengalahkan Persita Tangerang.
Hodak mengungkapkan, Persita tampil sangat defensif dan terorganisir. Hal ini sudah ia prediksi sejak laga belum dimulai.
“Saya sudah memperkirakan ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Persita adalah tim yang bertahan dengan 10 pemain. Semua pemain mereka berlari, melakukan tekel, sehingga mereka tidak kebobolan banyak gol. Mereka sangat kompak dan terorganisir secara defensif,” ujar Hodak dalam konferensi pers setelah laga, seperti dirangkum dari laman klub Persib.
Karena fokus bertahan, Hodak mengatakan, Persita hampir tidak memberikan ancaman berarti ke gawang Teja Paku Alam. Satu-satunya momen krusial lawan hanya terjadi di penghujung laga melalui situasi bola mati yang sempat menimbulkan ketegangan.
“Saya cukup senang karena saya pikir Persita tidak menciptakan peluang apa pun, kecuali satu situasi dari tendangan sudut. Itu pun wasit sudah meniup peluit tiga kali sebelumnya. Selain itu, saya tidak melihat mereka memiliki kesempatan,” tambahnya.
Dari sisi penyerangan, Hodak mengakui, anak asuhnya tidak produktif. Namun, ia menegaskan, gol tunggal kemenangan yang dicetak Jung merupakan skema yang terus dilatih.
“Kami menciptakan beberapa peluang, meski jujur tidak sebanyak pertandingan lainnya. Kami hanya mencetak satu gol dari situasi bola mati, dan saya berharap kami bisa bermain lebih baik untuk menambah gol lagi,” jelasnya.
Hodak mengaku puas dengan tiga poin yang didapatkan di tengah jadwal padat yang harus dijalani timnya. “Secara keseluruhan, ini adalah pertandingan kedua dalam lima hari. Saya senang dengan cara kami bermain dan hasil yang didapat,” pungkasnya.
Kemenangan ini membawa Persib semakin kokoh di puncak klasemen sementara dengan perolehan 50 poin, sekaligus menjaga rekor kemenangan kandang mereka musim ini.
Eliano Reijnders: Kemenangan Cukup Berharga

Bek kiri Persib, Eliano Reijnders memberikan pandangannya terkait kemenangan 1-0 atas Persita Tangerang. Eliano sepakat dengan penilaian pelatih Bojan Hodak mengenai jalannya laga yang berlangsung cukup alot.
Dia menilai timnya sebenarnya mengawali laga dengan intensitas yang sangat baik. Namun, ia mengakui, dominasi timnya sempat mengalami penurunan di tengah pertandingan.
“Saya pikir pelatih sudah menyampaikan semuanya. Bagi saya, kami memulai dengan sangat baik pada 30 menit pertama dan memiliki beberapa peluang. Namun setelah itu, (performa) kami sedikit menurun,” ujar Reijnders dalam konferensi pers setelah laga.
Meskipun intensitas serangan sempat mengendur, pemain bernomor punggung 2 ini merasa puas dengan disiplinnya lini belakang Persib. Ia sepakat dengan pernyataan Hodak bahwa Persita hampir tidak memiliki kesempatan terbuka untuk mencetak gol sepanjang 90 menit.
“Seperti apa yang dikatakan pelatih juga, mereka (Persita) tidak memiliki peluang karena kami bertahan dengan sangat baik,” tambahnya.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Reijnders dan kawan-kawan di tengah jadwal padat kompetisi. Meski hanya menang dengan skor tipis, raihan tiga poin ini dinilai sangat krusial untuk menjaga momentum di sisa kompetisi. (Ads)





