Magister Manajemen Unisba Undang Pejabat Kemenhub kupas Digitalisasi Logistik Pelabuhan

KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID – Program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar kuliah tamu bertajuk “Digitalisasi Manajemen Operasi Logistik di Bidang Pelabuhan dan Manajemen Rantai Pasok” pada Sabtu (1/11/2025). Acara ini menghadirkan Dr. Ir. Andi Hardianto, S.Kom., M.T., Kepala Seksi Lalu Lintas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Priok, Kementerian Perhubungan RI, sebagai narasumber.
Sesi kuliah tamu berlangsung secara daring melalui Zoom, dimulai pukul 15.30 hingga 18.00 WIB, dengan partisipasi para dosen serta mahasiswa Magister Manajemen Unisba.
Kegiatan ini dirancang untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan digitalisasi dalam pengelolaan operasi pelabuhan dan rantai pasok, serta menghubungkan teori akademik dengan dinamika praktik di dunia industri.
Dalam pemaparannya, Andi Hardianto menekankan bahwa teknologi digital memainkan peran penting dalam mendorong efisiensi dan daya saing logistik nasional.
“Digitalisasi bukan sekadar fenomena modern, tetapi menjadi kebutuhan utama demi menghadirkan pelabuhan yang lebih efisien, transparan, serta terhubung dengan sistem rantai pasok global,” ungkapnya.
Dosen pengampu mata kuliah Manajemen Operasi Unisba, Dr. Rabiatul Adwiyah, SE., M.Si., menambahkan bahwa kuliah tamu ini merupakan bentuk pembelajaran kolaboratif antara akademisi dan praktisi.
“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa bisa menyaksikan secara langsung penerapan konsep manajemen operasi dalam dunia nyata, terutama di sektor pelabuhan dan logistik yang kini berkembang pesat dengan dukungan teknologi digital,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi berlangsung. Banyak mahasiswa mengajukan pertanyaan terkait penerapan smart port, pemanfaatan data dalam pengambilan keputusan, hingga upaya integrasi digital dalam rantai pasok nasional.
Program Studi Magister Manajemen FEB Unisba berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk memperkuat kompetensi mahasiswa agar siap menghadapi tantangan digitalisasi dan dinamika dunia profesional. (sani/bnn)



