OLAH RAGA

Besok, Kontingen Kota Cimahi ke Porprov 2026 akan Dilepas

37views

Bandung – BANDUNGPOS.ID : Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi, Drs. Dani Bastian, memastikan persiapan kontingen Kota Cimahi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 terus dimatangkan. Pemerintah Kota Cimahi bersama KONI Kota Cimahi telah melakukan sejumlah koordinasi, termasuk persiapan agenda pelepasan kontingen.

Dani mengatakan, koordinasi dengan Ketua KONI Kota Cimahi telah dilakukan beberapa kali untuk memastikan seluruh kebutuhan kontingen menjelang keberangkatan dapat dipersiapkan secara optimal. Menurutnya, KONI Kota Cimahi telah menunjukkan kesiapan yang baik dalam mempersiapkan atlet maupun unsur pendukung lainnya.

“Jadi saya dengan Pak Ketua KONI sudah beberapa kali melaksanakan kegiatan rapat untuk persiapan penyelenggaraan Porprov, termasuk pelepasan kontingen. Alhamdulillah, ternyata luar biasa, KONI sudah mempersiapkan semuanya,” ujar Dani.Di Pemkot Cimahi,Selasa (8/9/2026).

Rencananya, pelepasan kontingen Kota Cimahi akan dipimpin langsung oleh Wali Kota Cimahi melalui apel pelepasan pada Selasa (9/9/2026). Momentum tersebut menjadi bagian penting sebelum para atlet dan ofisial diberangkatkan untuk mengikuti Porprov Jawa Barat 2026 dan membawa nama Kota Cimahi di tingkat provinsi.

“Insya Allah besok Pak Wali Kota akan secara langsung memimpin apel dan melepas kontingen cabang olahraga Kota Cimahi di ajang Porprov tahun 2026,” katanya.

Dani mengungkapkan, Kota Cimahi akan ambil bagian dalam sekitar 50 cabang olahraga pada Porprov Jawa Barat 2026. Keikutsertaan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah bersama KONI dalam memberikan ruang kepada atlet-atlet Cimahi untuk berkompetisi dan mengukir prestasi di tingkat Jawa Barat.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 844 atlet dipastikan menjadi bagian dari kontingen Kota Cimahi. Jika digabungkan dengan pelatih, ofisial, dan unsur pendukung lainnya, total kontingen yang akan diberangkatkan mencapai sekitar 935 orang.

“Di Kota Cimahi ini ada sekitar 50 cabang olahraga yang kita ikutsertakan di ajang Porprov Jawa Barat 2026. Total keseluruhan atlet yang akan kita berangkatkan sebanyak 844 atlet, sedangkan jumlah keseluruhan kontingen mencapai 935 peserta,” ungkap Dani.

WTP

Ditempat yang sama ketua KONi Kota Cmahi H. Aris Permono S.Sos, M.Si mengatakan, ada beberapa cabor yang tidak bisa berangkat ke Porprov  karena SK-nya belum musyawarah. oleh karena itu akhirnya tidak bisa berangkatkan. Ada enam yang SK-nya habis dan sisanya gagal di BK.

“Saya kira kuncinya itu bagaimana KONI Kota Cimahi  sinergis dengan pemerintah, Selama kita tidak bisa sinergis dengan pemerintah tentu semuanya kn berjalan tersendat, ya itulah. Kami alhamdulillah selalu menjadi  perhatian pemerintah, selalu dibantu apapun kebutuhan oleh  Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwsata, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudparpora) kota Cmahi serta pak Walikota tentunya. Jadi perhatian daripada pemerintah khususnya Bapak Wali Kota luar biasa terhadap KONI.” ujar Arsis Permono.

Aris mengatakan,  Cimahi ini cuma tiga kecamatan, Kita tidak punya kekayaan kalau dari segi PAD . tidak ada hotel, tidak ada tempat hiburan, dan sebagainyalah.tapi anggarannya bagus.

“Secara struktur kami di-monitoring dan evaluasi (monev) terus menerus oleh tim,  Jadi kami dilihat dari bagaimana dari segi administrasi, dari segi keuangan, dan dari segi peningkatan prestasi. Jadi monev ini, Pak, kami kalau sudah datang timnya beliau deg-degan, apa yang nanti pertanyaan, jadi selalu dimonev,” tutur Aris.

Menurut Aris karena monev itulah  di dalam pertanggungjawaban daripada keuangan hasil BPK kami selalu Wajar Tanpa Persyaratan (WTP).

“Monev terus melihat, jadi ada tim kami dari KONI, jadi namanya Satgas Pemantauan. Jadi misalnya satu tim ini berapa, 5 cabor, 10 cabor, dia melihat setiap hari olahraganya.|Turun ke lapangan, dilihat langsung. Dicatat,” ungkap Aris.

Latihan fisik

Sementara itu  ketua Harian KON Kota Cimahi  Kol Inf (Purn) Joko Mulyono mengatakan, melaksanakan pemantauan yang cabornya sedang melaksanakan latihan disentralisasi atas kebijakan Pak Ketum dan persetujuan Pak Kadis.

“Ada 40 atlet yang menjadi unggulan. Cabornya itu kurang lebih ada 20 cabor. Mereka sekarang sedang berlatih dengan pelatih fisik terutama, khusus yang kita siapkan,” ujar Joko.

​Joko mengatakan, yang menjadi unggulan sebanyak. 40 atlet dari 20 cabor .m​Tempat pelatihannya itu di beberapa tempat. salah satunya di Dinas Jasmani Angkatan Darat, kemudian di Sangkuriang yang menjadi tempat latihan  melaksanakan kegiatan .

“Yang menjadi perhatian khususnya adalah mengapa fisik, karena itu bagian dominan untuk kegiatan olahraga seperti ini. Bukan berarti tidak meninggalkan hal teknis. Kalau hal teknis, itu dilatih oleh cabor masing-masing. Latihan fisiknya pun itu berdasarkan karakteristik dari cabor,” tegas Joko, (den) 

 

Leave a Response