FK Unisba Genap 22 Tahun, Perkuat Prestasi Akademik dan Kembangkan Pendidikan Dokter Spesialis

KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID (NMN) – Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung (FK Unisba) terus menunjukkan kemajuan dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Memasuki usia ke-22, FK Unisba berhasil meraih sejumlah pencapaian strategis, di antaranya akreditasi Unggul, pengakuan internasional dari ASIIN Jerman, serta pembukaan Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi.
Berbagai perkembangan tersebut dipaparkan dalam Sidang Terbuka Senat Milad ke-22 FK Unisba yang berlangsung di Aula Unisba, Selasa (27/10/2026). Tahun ini, peringatan milad mengusung tema “Academic Synergy for Social Impact, Environmental Awareness, and Scientific Progress”, yang menitikberatkan pada pentingnya sinergi akademik untuk menghasilkan dampak sosial, memperkuat kepedulian terhadap lingkungan, dan mendorong kemajuan ilmu pengetahuan.
Dalam laporan tahunan Tahun Akademik 2025/2026, Dekan FK Unisba, Dr. Santun Bhekti Rahimah, dr., M.Kes., M.M., menjelaskan bahwa Program Studi Pendidikan Dokter, baik pada tahap akademik maupun profesi, telah memperoleh akreditasi Unggul dari LAM-PTKes dan akreditasi internasional ASIIN Jerman. Sementara itu, Program Studi Magister Ilmu Kedokteran yang dibuka pada Desember 2023 juga berhasil meraih predikat akreditasi Unggul.
Perluasan jenjang pendidikan kembali dilakukan pada Februari 2026 melalui pembukaan Program Studi Spesialis Obstetri dan Ginekologi. Program ini menjadi pendidikan spesialis pertama di lingkungan FK Unisba. Dengan penambahan tersebut, FK Unisba kini menyelenggarakan pendidikan kedokteran mulai dari jenjang sarjana, profesi dokter, magister, hingga spesialis.
Dalam perjalanan pendidikannya, FK Unisba telah meluluskan 2.123 dokter sejak 2010. Adapun selama Tahun Akademik 2025/2026, fakultas ini menghasilkan 204 lulusan sarjana kedokteran, 193 dokter, serta tiga lulusan magister ilmu kedokteran.
Di bidang penelitian, dosen FK Unisba melaksanakan 39 penelitian dengan total dana hibah sekitar Rp2,39 miliar. Berbagai penelitian tersebut menghasilkan publikasi ilmiah dan inovasi, termasuk 24 paten dan paten sederhana.
Sementara itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat mencapai 24 program dengan dukungan pendanaan sekitar Rp1,08 miliar. Fokus kegiatannya meliputi pencegahan stunting, pemeriksaan kesehatan, deteksi dini penyakit, kesehatan kerja, hingga penanganan kebencanaan.
Kontribusi terhadap masyarakat juga diperkuat melalui keterlibatan mahasiswa. Sebanyak 30 kegiatan bertema kesehatan masyarakat dilaksanakan di Kelurahan Tamansari, sedangkan 10 kegiatan bertema Zero Waste digelar di kawasan Arcamanik, Kota Bandung.
FK Unisba Dipercaya Membina Fakultas Kedokteran di Tiga Perguruan Tinggi Swasta
Peran FK Unisba dalam memajukan pendidikan kedokteran di Indonesia semakin luas melalui kepercayaan sebagai fakultas kedokteran pembina bagi Universitas Nusa Putra, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, dan Telkom University.
Dekan FK Unisba, Santun Bhekti Rahimah, menyampaikan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan dukungan berbagai pihak, mulai dari sivitas akademika, yayasan, universitas, alumni, hingga mitra.
Ia berharap FK Unisba terus berkembang menjadi institusi pendidikan kedokteran yang unggul dengan menjadikan nilai-nilai Islam sebagai fondasi utama. Dalam jangka panjang, FK Unisba menargetkan menjadi fakultas kedokteran yang maju dan terkemuka di kawasan Asia pada 2033.
Rektor Unisba, Prof. Ir. A. Harits Nu’man, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., mengapresiasi berbagai kemajuan yang dicapai FK Unisba, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan dan perluasan kiprah di tingkat nasional maupun internasional.
Ia menegaskan bahwa FK Unisba perlu menjaga kekhasan pendidikannya dengan mengintegrasikan kompetensi ilmiah, pemahaman keagamaan, dan pembentukan akhlak yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Dengan demikian, lulusan tidak hanya memiliki kemampuan profesional di bidang kedokteran, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan moral dalam menjalankan tugasnya.
Rektor turut menekankan perlunya adaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penerapan nilai-nilai Islam agar tetap memberikan manfaat bagi kehidupan manusia.
Melalui penguatan tersebut, FK Unisba diharapkan mampu menjadi institusi yang semakin unggul, mandiri, berdaya saing global, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Rumah Sakit Unisba di Nagreg Diharapkan Perkuat Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan
Ketua Badan Pengurus Yayasan Unisba, Prof. Dr. KH. Miftah Faridl, menyampaikan apresiasi atas perkembangan FK Unisba yang dinilainya membanggakan meskipun tergolong masih muda.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan perkembangan pembangunan Rumah Sakit Unisba di Nagreg, Kabupaten Bandung. Fasilitas kesehatan ini dibangun di atas lahan seluas 20.000 meter persegi.
Pekerjaan struktur bangunan telah diselesaikan seluruhnya, sementara pekerjaan pada bagian lainnya masih berjalan. Rumah sakit tersebut diharapkan dapat menjadi fasilitas penunjang kegiatan pendidikan dan praktik kedokteran sekaligus memperluas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Ketua Panitia Milad ke-22 FK Unisba, Siska Nia Irasanti, drg., M.M., menerangkan bahwa peringatan milad tidak hanya dimanfaatkan untuk merefleksikan perjalanan fakultas, tetapi juga menjadi momentum memperkuat peran akademik, sosial, dan lingkungan.
Rangkaian kegiatan peringatan telah berlangsung sejak Mei hingga Oktober 2026 dengan menghadirkan berbagai program yang melibatkan sivitas akademika dan masyarakat.
Dalam bidang pengabdian kepada masyarakat, FK Unisba menyelenggarakan kegiatan berskala nasional di Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, pada 12–13 Mei 2026. Kegiatan ini melibatkan sekitar 300 peserta dari tujuh desa.
Berbagai program yang dilaksanakan meliputi edukasi tuberkulosis, pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, serta deteksi dini kanker serviks. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan penyakit serta pentingnya menjaga kesehatan.
Eco Green Campus dan Forum Ilmiah Internasional Warnai Milad ke-22
Kepedulian terhadap lingkungan menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Milad ke-22 FK Unisba. Melalui Gerakan Eco Green Campus pada 18 September 2026, fakultas melaksanakan aksi kebersihan, menyediakan tempat sampah terpilah, dan menyelenggarakan edukasi lingkungan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Penguatan kompetensi akademik juga dilakukan melalui Pelatihan Pembuatan Buku bagi dosen pada 2 Oktober 2026. Sehari kemudian, FK Unisba menggelar 6th Bandung International Conference on Medical and Health Sciences (BICMHS) yang diikuti sekitar 140 peserta, termasuk peserta dari berbagai negara.
Konferensi tersebut menjadi wadah untuk memperluas pertukaran ilmu pengetahuan, memperkuat jejaring akademik, serta mendukung perkembangan riset dan keilmuan di bidang kedokteran dan kesehatan.
Pada 4 Oktober 2026, FK Unisba menyelenggarakan Homecoming Alumni dan FK Festival sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan antara alumni dan fakultas.
Puncak peringatan milad ditandai dengan orasi ilmiah internasional yang disampaikan secara daring oleh President of the Federation of Islamic Medical Associations (FIMA), Prof. Dr. Mohammad Iqbal Khan.
Melalui orasi berjudul “From Scientific Progress to Social Impact: An Islamic Perspective on Medical Education and Ethical Healthcare”, ia menyoroti pentingnya memastikan kemajuan ilmu kedokteran berjalan seiring dengan etika pelayanan kesehatan dan tanggung jawab sosial yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Sidang Terbuka Senat Milad ke-22 FK Unisba juga menjadi momentum pemberian penghargaan kepada dosen, tenaga kependidikan, laboran, dan mahasiswa berprestasi. Salah satu penghargaan yang diberikan adalah Student of the Year.
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi, prestasi, dan kontribusi sivitas akademika dalam mendukung perkembangan fakultas.
Memasuki usia ke-22, FK Unisba menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran, memperkuat produktivitas penelitian, dan memperluas manfaat pengabdian kepada masyarakat. Dengan mengintegrasikan kemajuan ilmu pengetahuan, adaptasi teknologi, dan nilai-nilai Islam, FK Unisba berupaya mewujudkan pendidikan kedokteran yang berkualitas, beretika, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. (askur/nmn)***





