Hingga Hari Keenam Tiga Bakal Calon Ketua PWI Kabupaten Bandung Sudah Ambil Formulir, Suhendar Usung Lima Program

KAB BANDUNG, Bandungpos.id – Hingga hari keenam tahapan pengambilan formulir pendaftaran bakal calon ketua PWI Kabupaten Bandung, terdapat tiga orang bakal calon yang sudah mengambali formulir dari panitia penyelenggara konferensi PWI Kabupaten Bandung tahun 2026.
Ketiga bakal calon yang sudah mengambil formulir pendaftaran ini, yakni Rustandi, Asep Sahrial, dan Suhendar.
Sementara bakal calon Asep Sahrial atau yang akrab disapa H Awing ini telah mengembalikan berkas formulir pendaftaran bakal calon kepada panitia pada Senin (26/10) di sekretariat PWI Kabupaten Bandung, Jalan Ciloa nomor 1, Desa Pamekaran, Kecamatan Soreang. Asep Sahrial datang bersama rombongan timnya sekira pukul 09.30 WIB.
Sedangkan bakal calon Suhendar bersama timnya mengambil formulir pada Senin, sekira pukul 12.00 WIB.
Panitia konferesi menetapkan Kamis, 29 Oktober 2026, sebagai batas akhir pengembalian formulir.
Menurut Ketua Panitia Konferensi PWI Kabupaten Bandung, Ziyan M. Nasyith,, seluruh berkas yang masuk selanjutnya akan diteruskan kepada PWI Jawa Barat dan PWI Pusat untuk menjalani proses verifikasi sesuai mekanisme organisasi.
Disebutkan bahwa, Konferensi PWI Kabupaten Bandung akan berlangsung pada 11 November 2026. Panitia berharap seluruh tahapan pencalonan dapat berjalan tertib dan lancar sehingga proses pemilihan kepemimpinan organisasi dapat dilaksanakan sesuai jadwal.
Suhendar Usung Lima Program
Bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung periode 2026–2029, Suhendar, mulai mempersiapkan langkah pencalonannya dengan menawarkan lima program untuk memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, dan mendorong kesejahteraan anggota.
Suhendar mengambil formulir pendaftaran calon ketua PWI Kabupaten Bandung dengan disaksikan seluruh panitia konferensi. Pengambilan formulir tersebut menjadi bagian dari tahapan pencalonan menjelang Konferensi PWI Kabupaten Bandung yang dijadwalkan berlangsung pada 11 November 2026.
Suhendar mengatakan, keputusannya maju dalam kontestasi kepemimpinan organisasi wartawan tersebut didorong keinginan untuk memperkuat persatuan anggota sekaligus membangun PWI yang lebih harmonis dan profesional.
“Motivasi saya ingin mempersatukan rekan-rekan di organisasi agar PWI ke depan semakin maju, lebih harmonis, dan profesional,” kata Suhendar.
Menurut dia, soliditas anggota menjadi modal utama untuk menghadapi tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang. Karena itu, kepemimpinan organisasi ke depan perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka, kebersamaan, dan pengelolaan kelembagaan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Suhendar mengungkapkan, dirinya juga mulai melakukan konsolidasi dengan sejumlah anggota yang menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan terhadap pencalonannya.
Dalam pencalonannya, Suhendar menyiapkan lima program yang berfokus pada kemandirian organisasi, kemudahan layanan keanggotaan, transparansi tata kelola, penguatan komunikasi internal, serta peningkatan kesejahteraan anggota.
Program pertama adalah membentuk dana abadi PWI Kabupaten Bandung. Dana tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu sumber penopang kemandirian organisasi dan mendukung kebutuhan kelembagaan dalam jangka panjang.
Kedua, menggratiskan kartu anggota PWI Kabupaten Bandung. Suhendar menilai kebijakan tersebut perlu dipertimbangkan sebagai bentuk kemudahan layanan bagi anggota.
Ketiga, memperkuat kelembagaan melalui pembenahan tata kelola organisasi yang mengedepankan transparansi dan akuntabilitas. Menurut dia, pengelolaan yang terbuka penting untuk menjaga kepercayaan anggota terhadap kepengurusan.
Keempat, membangun komunikasi yang lebih intensif dan harmonis di antara anggota. Ia berharap perbedaan pandangan tidak menjadi penghambat, melainkan dapat dikelola untuk memperkuat organisasi.
Kelima, mendorong peningkatan kesejahteraan anggota agar PWI tidak hanya menjadi wadah berhimpun bagi wartawan, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi para anggotanya.
Suhendar berharap kelima program tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan anggota dalam menentukan arah kepemimpinan PWI Kabupaten Bandung ke depan.
Suhendar bukan orang baru di lingkungan PWI Kabupaten Bandung. Ia mengaku telah bergabung dengan organisasi tersebut sejak 2018, diawali dengan mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) hingga menjadi anggota tetap.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bekal untuk memahami dinamika organisasi dan membangun komitmen dalam memajukan PWI Kabupaten Bandung.
Ia menilai, organisasi wartawan harus mampu menjaga marwah profesi melalui peningkatan profesionalisme, penguatan solidaritas, dan tata kelola yang sehat.
“Harapan saya, PWI Kabupaten Bandung semakin maju, lebih sejahtera, lebih berwibawa, dan seluruh rekan-rekan tetap kompak dalam hal apa pun,” tuturnya.
Suhendar berharap pencalonannya dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun PWI Kabupaten Bandung yang lebih solid, transparan, profesional, dan mampu meningkatkan kesejahteraan anggota. (Ads)




