Nasional

PDIP Terperosok di Survei Poltracking, Tergeser Gerinda

20views

JAKARTA, Bandungpos.id – Ketua DPP PDIP Said Abdullah menanggapi hasil survei poltracking yang menunjukkan Partai Gerindra di posisi paling kuat, mengungguli PDIP dan Partai Golkar. Said mengatakan PDIP tak khawatir dengan hasil survei tersebut.
Said menyoroti perbedaan hasil survei yang menurutnya berubah dalam waktu singkat. Dia mengatakan hasil survei dua pekan sebelumnya menunjukkan selisih elektabilitas Gerindra dan PDIP tak terlalu jauh.

“Dua minggu yang lalu surveinya selisihnya ada 2, 21 Gerindra, 17, hampir, 16,7 PDIP Perjuangan. Tiba-tiba tiga minggu kemudian PDIP Perjuangan tinggal 11%, Gerindra naik. Entar minggu depan Gerindra 27, PDIP 8%. Empat bulan lagi terus-menerus dimainkan surveinya,” kata Said di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ya biasalah yang kayak gitu. Nggak usah kaget kita,” sambungnya.
Said mengatakan hasil survei tidak akan membuat PDIP lengah. Dia menegaskan partainya akan tetap bekerja menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Yang terpenting bagi PDIP Perjuangan terus jangan apa ya jangan lengah kita berjuang dan insyaallah kita akan menang,” tuturnya.
Sebelumnya, Poltracking menggelar survei nasional mengenai elektabilitas partai politik. Survei menunjukkan Partai Gerindra di posisi paling kuat, mengungguli PDIP dan Partai Golkar.

Survei ini dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 melalui wawancara tatap muka. Survei dilakukan terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.
Berikut hasil survei Poltracking terbaru mengenai elektabilitas partai:

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) 23,2%, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 11,6%, Partai Golongan Karya (Golkar) 10,4%, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) 6,2%
Partai Demokrat (PD) 6,1%, Partai NasDem 4,4%, Partai Amanat Nasional (PAN) 3,4%, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 3,3%, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2,3%, Partai Persatuan Pembangunan [PPP) 1,9%, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) 0,6%, Partai Buruh 0,5%, Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) 0,3%, Partai Ummat 0,1%
Partai Bulan Bintang (PBB) 0,1%,  Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) 0,1% , Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) 0,1%, Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora) 0,1%
Tidak tahu/tidak jawab 25,3%. **

Leave a Response