OLAH RAGA

Sebanyak 40 Medali Emas Cabor Atletik Dibidik NPCI Kota Bandung di Pentas Peparda VII/2026

48views

Bandung – BANDUNGPOS.ID : Cabang Olahraga (Cabor) atletik NPCI Kota Bandung melakukan konsolidasi dengan latihan bersama di Sasana Olahraga Ganesha (Saraga) ITB Jalan Siliwangi Dalam No 3 Kota Bandung, Rabu (16/9/2026). Manajer cabor atletik ke Peparda VII/2026, Salahudin Al Ayubi mengatakan, program latihan secara rutin  sudah dilaksanakan.

“Hanya kebetulan pada hari ini kita kedatangan tamu dari Muara Enim. Nah, tujuannya adalah untuk sparing partner, yang awalnya akan kita laksanakan di Stadion Atletik Pajajaran. Namun mengingat di Stadion Pajajaran sedang ada renovasi, oleh karena itu kita laksanakan latihan bersama ini di Saraga Olahraga ITB. Ya tentu harapan kita ini menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pelatih, termasuk ofisial yang ada di dalamnya, untuk bagaimana kita mempersiapkan atlet-atlet ini agar betul-betul pas pada saat Peparda-nya nanti bisa tampil secara peak performance, sehingga kita bisa meraih target sesuai yang telah disepakati bersama,” tutur Ayub — sapaan akrab  Salahudin Al Ayubi disela-sela latihan bersama berlangsung.

Untuk melakukan konsolidasi dengan latihan bersama, Ayub mengatakan harus melihat kondisi anggaran yang ada. Karena memang sekarang tengah terjadi efisiensi anggaran, oleh karena itu  memprogram latihan secara internal saja.

“Tapi kalau memang ada rekan-rekan dari luar daerah yang ingin latihan bersama atau uji tanding di Kota Bandung, ya tentu ini akan kita terima dengan baik. Sekaligus juga sebagai bahan sparing partner bagi atlet-atlet kita sendiri, seperti itu kira-kira. Tapi prinsipnya, kita dalam rangka persiapan Peparda ini lebih kepada persiapan kesehatan, persiapan-persiapan latihan secara internal,” ujar Ayub.

Pada  Peparda VII/2026 akan dipertandingkan sekitar 196 nomor pertandingan terdiri dari nomor Lari, Lempar Lembing, Lompat Jauh, Lompat Tinggi dan Tolak Peluru. Sementara yang ikut sekarang latihan kurang lebih ini ada 50 atlet, tapi tidak seluruhnya di nomor atletik. Ada yang di nomor lempar, ada yang di nomor loncat.

“Tapi prinsipnya kenapa kita hadirkan semua pada hari ini, karena kita ingin menjaga kebersamaan di seluruh cabang olahraga atletik. Karena juga ada beberapa atlet atletik juga yang turun di nomor wheelchair, ada juga yang turun di nomor lempar. Jadi, rata-rata ikut di dua nomor pertandingan,” kata Ayub.

Disinggung ihwal  perolehan medali emas di Peparda nanti, Ayub mengatakan — sesuai data yang disampaikan  oleh tim pelatih, untuk nomor atletik ini kurang lebih ada sekitar 35 sampai 40 medali emas yang dbidik. Nomornya kurang lebih ada sekitar 60 nomor atletik.

“Ya mudah-mudahan saja target ini dengan kerja keras atlet, dengan kerja keras tim pelatih dan semua yang terlibat di dalamnya, apa yang menjadi harapan daripada NPCI Kota Bandung, atletik ini bisa mencapai target yang diharapkan,” kata Ayub.

Disinggung tentang kunjungan tim atletik dari Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Ayub mengatakan  mereka datang mengajukan permohonan kepada NPCI Kota Bandung untuk melakukan uji tanding ataupun sparing partner karena mereka juga sekarang tengah mempersiapkan atlet-atletnya untuk menghadapi Peparda di Sumatera Selatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2027 yang akan datang. Sehingga dari sekarang mereka sudah mempersiapkan atlet-atletnya.

“Pada prinsipnya kita selalu terbuka dan menerima ketika ada teman-teman dari daerah, khususnya yang dari luar Jawa Barat, ya. Kalau Jawa Barat kan akan menjadi pesaing kita nanti. Tapi kita prinsipnya menerima lah, karena bagaimanapun juga ini adalah hal yang sangat positif untuk mengetahui prestasi dan performa perkembangan atlet dari hasil latihan-latihan yang selama ini telah dilaksanakan,” papar Ayub. (den)

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Response