
Bandung – BANDUNGPOS.ID : Seperti sudah diprediksi sebelumnya akhirnya Divie SH.MH terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Terpilih Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Barat masa bakti 2026-2030. Divie, SH, MH,
Sebagai calon tunggal dan terpilih secara aklmasi, Divie menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan olahraga taekwondo di Jawa Barat. Seperti yang dikatakannya sesaat setelah dirnya dirinya terpilih dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) TI Jawa Barat yang digelar di Maja House, Jalan Sersan BajuriCihideung, Kabupaten Bandung Barat, Jumat malam (21/8/ 2026).
Divie mengatakan memastikan tidak akan berhenti memikirkan berbagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembinaan taekwondo, mulai dari tingkat dasar hingga pencapaian prestasi tertinggi.
“Setelah terpilih, yang pasti saya tidak akan pernah berhenti berpikir untuk kemajuan Taekwondo Jawa Barat. Mimpi saya adalah mempertahankan sekaligus memperbaiki kualitas pembinaan, mulai dari tingkat dasar sampai dengan puncak prestasi,” ujar Divie kepada awak media.
Menurutnya, kemajuan organisasi membutuhkan inovasi dan perbaikan di berbagai sektor. Ia menilai kepengurusan baru harus mampu bergerak lebih maju dengan mengedepankan tata kelola organisasi yang efektif, termasuk dalam hal efisiensi dan kemandirian.
“Harus ada kemajuan. Segala sektor harus diperbaiki, terutama di sektor efisiensi. Insyaallah Taekwondo Jawa Barat akan mampu dan bisa untuk mandiri,” katanya.
Setelah formatur kepengurusan terbentuk, Divie menyebut langkah terdekat yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal. Konsolidasi tersebut akan melibatkan jajaran pengurus terpilih serta seluruh Pengurus Cabang (Pengcab) TI kabupaten dan kota se-Jawa Barat.
“Yang pasti setelah terpilih, kita akan melakukan konsolidasi intern terlebih dahulu, baik dengan pengurus terpilih maupun dengan rekan-rekan kabupaten dan kota,” ucapnya.
Divie menegaskan, kekuatan Taekwondo Jawa Barat berada pada soliditas seluruh elemen organisasi, bukan pada kepentingan pribadi seorang ketua. Karena itu, ia berkomitmen membangun organisasi secara bersama-sama sesuai amanat pembina Taekwondo Jawa Barat, Benny R. Gautama, dengan menjadikan prestasi sebagai tujuan utama.
“Saya tidak akan pernah membesarkan diri saya, tetapi saya akan membesarkan organisasi. Sesuai amanat pembina Taekwondo Jawa Barat, tujuan dan kebanggaan kita adalah prestasi. Karena itu, kita harus bekerja keras untuk meraihnya,” ucap Divie.
Menghadapi agenda olahraga dalam waktu dekat, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat dan babak kualifikasi PON, Divie memastikan persiapan pembinaan atlet telah menjadi bagian dari program kerja kepengurusan baru. Ia berharap ajang tersebut dapat menjadi momentum untuk menemukan atlet-atlet potensial yang mampu menopang kekuatan taekwondo nasional hingga level internasional.
“Porprov dan babak kualifikasi PON sudah masuk dalam program kerja kepengurusan yang akan datang. Kita akan mendorong Pengcab kabupaten dan kota agar semakin serius dalam pembinaan prestasi atlet, sehingga dari Porprov nanti muncul atlet yang bisa mendukung kepentingan nasional PBTI dan bahkan internasional,” jelasnya.
Divie juga mengakui masih terdapat pekerjaan rumah dalam pemerataan prestasi taekwondo di sejumlah daerah di Jawa Barat. Ia berencana melakukan pemetaan untuk mengetahui penyebab belum optimalnya prestasi di daerah, termasuk kemungkinan persoalan roda organisasi, manajemen, maupun faktor lainnya. (den)





