Olahraga

NPCI Jalin Kerjasama dengan Wyata Guna, Wujudkan Kolaborasi Peningkatan Prestasi Atlet

5views

Bandung – BANDUNGPOS.ID : Sentra Wyata Guna akhirnya menerima NPCI Kota Bandung untuk mendapatkan penginapa atlet-atlet mereka jelang pekan Paralympik Daerah (Peparda) VII Jabar 2026. Hal tersebut disampaikan Kepala Sentra Wyata Guna Feri Afrianto pada acara  “Kolaborasi dan Dukungan Sentra Wyata Guna Bandung, Kemensos RI untuk NPCI Kota Bandung Menjadi Tuan Rumah Peparda VII Jabar 2026” di kantor Wyata Guna Jalan Pajajaran Kota Bandung, Rabu (22/7/2026).

“Saya pertama didatangi oleh Pak Ketua (NPCI Kota Bandung). Waktu itu Pak Ketua menyampaikan ingin berkolaborasi dengan Sentra Wyata Guna, khususnya di dalam pembinaan atlet, khusus atlet disabilitas.. Jadi kami, Kementerian Sosial, memang salah satunya punya fungsi  pemberdayaan. Nah, jadi pemberdayaan disabilitas adalah salah satu fungsi kami,” ujar Feri Afrianto .

Feri menilai ini adalah satu kolaborasi yang luar biasa. Feri berharap  para penyandang disabilitas diberdayakan, mereka punya potensi. Para atlet disabilitas itu tidak  hanya berprofesi sebagai terapis, tapi mereka juga bisa menjadi punya profesi sebagai atlet. Untuk itulah pihaknya memutuskan untuk support dan berkolaborasi dengan NPCI Kota Bandung.

Feri yang baru 6 bulan menduduki posisi Kepala Sentra Wyata Guna Bandung mengatakan, ini bentuk nyata kehadiran pemerintah. Di masa pemerintahan Bapak President Prabowo Subianto, beliau memberikan apresiasi khusus kepada para penyandang disabilitas.

“Jadi untuk teman-teman para penyandang disabilitas, para pengurus NPCI, dengan kolaborasi ini harapan kita teman-teman semakin termotivasi, . Bahwa pemerintah itu hadir buat teman-teman, pemerintah itu  men-support teman-teman, bahkan sampai menjadi sang juara. Suatu saat nanti  kami pasti akan berkunjung melihat teman-teman latihan, ya. Karena memang saya sendiri belum melihat semua cabang olahraga yang yang ditandingkan disabilitas,” tutur Feri.

Feri mengatakan, sudah ketemu dengan teman-teman disabilitas. Mereka banyak keterbatasan. Tapi meskpun demikian Feri melihat wajah yang semangat. penuh motivasi. Sehingga dalam penilaiannya, mereka punya masa depan yang cerah.

“Artinya walaupun mereka punya kekurangan dan keterbatasan tapi mereka punya semangat, itu yang kita perlu. Ya, kadang kami melihat ada yang teman-teman yang tiba-tiba tadinya tidak netra, tiba-tiba jadi netra, itu putus asa. Tadinya dia tidak cacat, mengalami kecelakaan, dia cacat. Seolah-olah masa depannya itu hancur. Tapi dengan adanya cabang olahraga, adanya olahraga, adanya kegiatan-kegiatan seperti ini, ini membuka kembali masa depan mereka. Seperti itu,” ungkap Feri.

.
Feri mengatakan baru pertamakali bertemu dengan Ketua NPCI Kota Bandung Yadi Sofyan. Meski baru bertemu Feri berharap bisa kolaborasi dengan intens, ya. Dan Pak Yadi juga bisa men-support teman-teman atlet.

“Saya masih perlu banyak belajar. Saya baru mendengar Pak Yadi tuh dulu alumni  Wyata Guna di masa lalu, ya. Sedangkan saya ini masih junior. Jadi saya masih perlu banyak belajar, membuka diri, dan banyak berkomunikasi, mungkin nanti pikiran saya terbuka, apa lagi yang bisa kita lakukan ujar Feri daria.

Ditempat yang sama Ketua NPCI Kota Bandung Yadi Sofyan mengatakan awalnya tidak menyangka ternyata dari kepemimpinan Kepala Sentra Wyata Guna Feri Afrianto bisa berkolaboras dengan NPCI Kota Bandung. Karena di Peparda yang ke-7 ini, tentunya  ada atlet-atlet yang dari luar, ada atlet-atlet yang jauh dari tempat latihan.

“Dengan adanya tempat di sini, mereka menjadi dekat. Tinggal nyebrang saja  dari tempat latihan . Jadi ini kami sangat terbantu. Ya mudah-mudahan dengan ee bantuan dari Wyata Guna ini, tentunya atlet-atlet semakin semangat dan NPCI Kota Bandung juga bisa menjalin , kolaborasi dengan pihak-pihak yang lain.

Yadi berharap MoU dengan Wyata Guna bisa berlanjut terus — tidak sebatas menjelang Peparda, misalnya nanti ada sentra atau pemusatan untuk pelatihan atlet di Wyta Guna.

“Mungkin nanti kita akan jajaki, akan kita telusuri. Ya mudah-mudahan ini dapat terealisasi. Karena  Dinas Sosial itu juga kan sama untuk membina atlet penyandang disabilitas agar bisa mandiri,” ungkap Yadi. Kegiatan MoU antara Wyata Guna dan NPCI Kota Bandung ini dirancang oleh Sekretaris Umum NPCI Kota bandung Djumono dengan pembawa acara Suhendar. (den)

 

 

 

 

Leave a Response