Memperkuat Sinergi Dan Potensi Daerah, Pimpinan Ponpes Daar El Jannah Hadiri Peresmian Monumen Kopi

KAB. BANDUNG, Bandungpos. Id – Dalam upaya mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan potensi unggulan daerah, Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Daar El Jannah, KH. Andris Fajar, menghadiri acara peresmian Monumen Kopi Kabupaten Bandung. Agenda bersejarah ini diresmikan langsung oleh Bupati Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna, dan berlangsung dengan penuh semangat pada Senin (29/6/2026).
Kehadiran tokoh pendidikan Islam ini didampingi langsung oleh jajaran pimpinan lembaga, antara lain Kepala Tata Usaha Ponpes Daar El Jannah, Eka Sandi Saputra Subrata, ME, serta Kepala Sekolah SMPIT Daar El Jannah, Agung Prawoto. Kehadiran rombongan pesantren ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap visi pemerintah daerah dalam memajukan komoditas lokal dan kearifan lokal Kabupaten Bandung.
Acara yang mengusung tema besar “Kabupaten Bandung Mendunia” ini menampilkan sebanyak 30 tenant kopi terbaik yang tersebar dari berbagai wilayah. Kehadiran para pelaku usaha kopi ini tidak hanya sekedar memeriahkan suasana, namun juga menegaskan posisi strategis Kabupaten Bandung sebagai salah satu sentra penghasil kopi dengan kualitas premium yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.
Di tengah kesibukan peninjauan stan pameran, momen berharga terjalin saat KH. Andris Fajar berkesempatan bertemu dan berbincang hangat dengan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Bandung, H. Dadang Komar. Pertemuan tersebut berlangsung akrab namun sarat dengan diskusi substantif mengenai pengembangan sumber daya manusia.
Kedua pihak menyoroti peluang kolaborasi strategi antara instansi pemerintah dengan lembaga pendidikan pesantren. Fokus pembahasannya pada upaya peningkatan kompetensi dan keterampilan (skill) para santri, guna mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam keilmuan agama, tetapi juga memiliki daya saing di dunia kerja dan kemandirian ekonomi.
“Pesantren saat ini terus bertransformasi, tidak hanya fokus pada aspek spiritual, tetapi juga mempersiapkan santri agar memiliki bekal keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Diskusi dengan Bapak Kadisnakertrans membuka jalan bagi sinergi program pelatihan kerja yang konkret dan bermanfaat,” ungkap KH. Andris Fajar dengan optimis.
Keterlibatan Ponpes Daar El Jannah dalam agenda strategi ini mempertegas komitmen lembaga untuk terus membuka diri terhadap kemitraan lintas sektor. Langkah ini diambil demi mendukung pencitraan positif Kabupaten Bandung di mata dunia, sekaligus memastikan bahwa para santri tumbuh menjadi insan yang tangguh, mandiri, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa. (Tanya/id)***





