Tak Ada Perpecahan, H Eep J Sukmana Optimis PAN Kabupaten Bandung Raih Target 7 Kursi di Pemilu 2029

KABUPATEN BANDUNG, Bandungpos.id — Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bandung, H. Eep Jamaludin Sukmana, menyatakan optimis raih 100 persen untuk mencapai tujuh kursi di DPRD Kabupaten Bandung dan target urutan tiga nasional pada Pemilu 2029 bisa tercapai.
“Saya optimis karena begini, pertama kan PAN ini ada di jajaran pemerintahan di pusat itu kan. Menterinya cukup lumayan banyak, yang kedua juga kita kan di kabupaten juga kelihatan bahwa kita solid lah, jadi tidak ada friksi, tidak ada apa namanya, perpecahan, semua kompak,” kata Eep Jamaludin Sukmana, usai Musda DPD PAN Kabupaten Bandung, di Kampung Sawah, Katapang, Kabupaten Bandung, Kamis (25/6/2026).
Hanya saja, kata anggota DPRD Kabupaten Bandung ini, untuk mencapai tujuh kursi ada kendalanya otomatis suara yang kurang untuk mengejar kuota satu kursi
“Artinya kita dari sekarang harus mengejar supaya kuota satu kursinya itu dapat. Jadi intinya kemarin kan ada beberapa daerah pemilihan (Dapil) yang nyaris, seperti Dapil 3 kan nyaris mendapatkan kursi cuma kurang sedikit, nah itu pasti kita akan konsolidasi supaya mengejar kekurangan itu,” kata Ketua Fraksi PAN ini.
H Eep berharap, dengan modal awal, roda organisasi mesin partai bisa berjalan maksimal. Apalagi untuk tahun 2029 targetnya besar. Target tujuh kursi itu harga mati harus tercapai. “Artinya, kita tidak tahu posisi berapa, yang penting kalau sudah target tujuh kursi, biasanya antara keempat itu dapat,” imbuhnya.
Sementara untuk target tiga besar yang ditekankan DPP PAN, menurut Eep, juga memungkin bisa diraih. “Tapi intinya jangan sampai jomplang pusat tiga, kita (kabupaten) ternyata jauh, kita ya minimum empat lah gitu,” ucap H Eep.
Mengenai raihan suara kalangan muda, Eep yakin, suara generasi muda yang saat ini termasuk pemilih terbesar menjadi peluang besar untuk mendulang suara. Karena itu PAN harus bisa membuat para pemuda ini tertarik dengan partai.
“Makanya PAN itu kan sekarang itu berubah walaupun memang masih ada basis agamanya tetapi juga harus humanis. Harus berpihak terhadap perkembangan zaman,” ujarnya.
Jadi sekarang, kata Eep, pihaknya berusaha bagaimana caranya, pertama untuk merekrut pengurus-pengurus yang lebih muda. “Kedua juga istilahnya kegiatannya itu jangan yang menjemukan, jangan mononton, jangan yang istilahnya di partai itu seolah membosankan gitu loh. Bisa dibikin suasana yang lebih humanis, lebih hidup, lebih santai supaya para pengurus itu bisa menikmati termasuk nanti pergerakan itu tidak terbebani,” kata H Eep.
Selain itu, ucapnya, untuk merangkul konstituen bisa melalui program pemberdayaan. “Kita kan ada beberapa menteri di pusat, tentunya nanti saya akan berkodinasi dengan jajaran dari mulai DPR pusat, provinsi termasuk dengan para menteri bagaimana supaya memberikan pemberdayaan untuk kader dan para konstituen yang ada di Keputusan Bandung,” papar H Eep.
Sementara untuk mengejot suara, menurut Eep, masyarakat butuh aksi nyata. “Masyarakat itu kan butuh aksi nyata kan, kita sedang berusaha mendesain bagaimana caranya supaya penguatan dari segi kementerian ini bisa masuk ke Kabupaten Bandung, terutama para konstituen dan kader kita.
Terutama ekonomi, jadi kita harus betul-betul bisa menyatu dengan masyarakat lah, jadi istilahnya jangan eklusif, harus berbaur, harus inklusif, jangan sampai kader itu istilahnya hanya mementingkan sendiri, mementingkan partai, tetap harus berbaur dengan masyarakat,” tutur Eep.
Dalam Musda DPD PAN Kabupaten Bandung itu, Sekretaris DPW PAN Provinsi Jawa Barat, Ir. Ivan Fadilla Soedjoko.lDalam kesempatan itu ia mengapresiasi dedikasi tinggi para pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di Kabupaten Bandung. Menurutnya, wilayah ini merupakan barometer politik penting di Jawa Barat.
“Kabupaten Bandung ini luar biasa dan menjadi barometer. Dari sini lahir Ketua DPW kita yang sekarang menjabat sebagai Sekretaris DPR RI, Kang Najib,” ujar Ivan.
Ivan juga memuji suksesnya acara pelantikan dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sebelumnya yang mendapat apresiasi langsung dari Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas).
Target 100% Suara dan Kursi Pimpinan di 2029
Dalam Musda itu jiuga mengemuka, suksesi menghadapi Pemilu 2029. PAN Kabupaten Bandung mengusung target tinggi. Dari total 4 kursi yang ada saat ini di fraksi DPRD Kabupaten Bandung, partai menargetkan keterisian penuh di seluruh 7 daerah pemilihan (dapil), atau meningkatkan jumlah kursi menjadi 7 kursi.
“Pesan dari Kang Najib, PAN Jabar dan Kabupaten Bandung harus solid 100% di belakang dan depan. Targetnya adalah menambah suara hingga 100% di setiap dapil pada 2029,” jelas Ivan.
Target ini dinilai strategis karena adanya proyeksi perubahan regulasi Pilkada di masa depan. “Jika tidak ada aral melintang, pada 2029 nanti Pilkada Kota, Kabupaten, dan Provinsi akan dipilih oleh DPRD. Jika kita berhasil meraih kursi di semua dapil, PAN akan memiliki posisi tawar (bargaining) yang kuat untuk mendudukkan kadernya sebagai bupati, wakil bupati, atau kepala daerah,” tambahnya.
Sementara itu Wakil Ketua DPW PAN Jabar sekaligus Ketua Bidang Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK), H. M. Hasbullah Rahmad, S.Pd., M.Hum (Bang HAS), bertindak sebagai pimpinan sidang pleno. Rangkaian pleno menetapkan tiga poin penting:
Pleno I: Pengesahan tata tertib, penyampaian laporan pertanggungjawaban 31 DPC PAN se-Kabupaten Bandung periode sebelumnya, dan demisioner pengurus lama.
Pleno II: Pelantikan DPC terpilih yang ditetapkan sebagai tim formatur untuk menyusun kepengurusan dari tingkat kecamatan hingga ranting. Bang HAS menegaskan tidak boleh ada istilah “gerbong yang ditinggalkan” karena PAN mengejar target masuk posisi 3 besar.
Pleno III: Rekomendasi politik internal dan eksternal partai, termasuk kewajiban mempertahankan kursi DPR RI, kursi Provinsi, serta pembentukan relawan di setiap TPS demi memenangkan pemilu.
Soliditas Pengurus dan Kader Senior
Sebelumnya Ketua DPD PAN Kabupaten Bandung, H. Eep Jamaludin Sukmana, menyatakan bahwa tim formatur yang terpilih merupakan kombinasi dari kader senior yang kembali menjabat dan kader-kader baru terbaik.
“Muscab ini bukan sekadar formalitas pergantian pengurus, melainkan langkah nyata untuk meningkatkan suara partai. Kehadiran seluruh jajaran pengurus hari ini menjadi energi dan bukti kekompakan kita untuk menaklukkan masa depan,” pungkas H. Eep, yang juga memberikan penghormatan khusus kepada salah satu tokoh pendiri PAN Kabupaten Bandung yang hadir dalam acara tersebut. (Ads)





