Olahraga

MSC Siap Berkontribusi Untuk Kejayaan Renang Kota Bandung

4views

Bandung – BANDUNGPOS.ID  : Bukan sekadar halusinasi jika klub renang Muara Swimming Club (MSC) memiliki angan-angan membawa atletnya bertanding di pentas Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar membawa harum nama kota Bandung kelak di kemudian hari.

Bukan saja di Porprov, di panggung kompetisi lokal pun ada tekad yang sangat kuat untuk berkontribusi bagi kejayaan cabang olahraga renang kota Bandung.

Itulah yang tergambar dari keinginan pelatih  Muara Swimming Club, Abdul Jabar Faruk. Saat ini menurut Faruk, untuk  kelas dasar atau yang baru belajar kurang lebih ada 40 siswa. Yang sudah lancar berenang, artinya sudah mampu berenang di 4 gaya atau menuju kelas prestasi, ada 40 siswa juga.

​”Saat ini  jumlah yang berlatih ada 45 putra dan 35 putri. Jadi lebih banyak putra. Untuk yang kelas pemula, latihannya  setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu. Jadi seminggu 4 kali. Kalau yang untuk menuju prestasi latihannya setiap hari jam 4 sore. Terus untuk atlet-atlet yang prestasi itu latihannya ditambah lagi menjadi 8 kali seminggu,” ujar Abdul Jabar Faruk yang ditemui di kolam renang muara, komplek Muarasari, Kota Bandung, Minggu (14/6/2026).

Klub renang  Muara Swimming Club (MSC) yang berdiri  sejak tahun 2004, tujuan awalnya memang untuk memfasilitasi mereka yang mau belajar berenang.

“Jadi saat itu belum ada ke arah yang lebih serius, hanya asal bisa saja. Tapi seiring dengan berjalannya waktu, kami mulai serius untuk mencetak atlet renang berprestasi, kebetulan kami didampingi pelatih berpengalaman, Pak Aam Nuryaman,” ujar Abdul Jabar Faruk yang juga putra pemilik kolam renang Muara, Faruk Husein,  mantan atlet polo air kota Bandung yang membela Jawa Barat di pentas PON tahun 70-an yang kini berusia 76 tahun.

Kolam renang Muara menurut Abdul Jabar selain untuk latihan juga dibuka untuk umum,  khususnya  untuk yang mau belajar berenang. Oleh karena itu standarnyapun sudah disesuaikan yaitu standar  kolam untuk belajar.

“Kolamnya kotak, terus ada elevasi buat  anak kecil  menuju dewasa. Jadi elevasinya atau ketinggian kolamnya  disesuaikan dengan kebutuhan anak. Kalau untuk umum jumlah perharinya tidak begitu banyak. Tapi kalau untuk rombongan pelajar bisa 100 atau 200 orang seharinya. Disini buka setiap hari, tidak ada liburnya,” ujar Abdul Jabar.

Saat ini MSC memiliki 10 orang pelatih renang dan bekerja sama dengan klub-klub renang lainnya yang ada di kota Bandung. Kolam renang Muara yang dibangun tahun 2000 itu memang terliihat cukup refresentatif untuk dijadikan tempat berlatih, menempa atlet muda potensial kota Bandung untuk kedepannya bisa tampil di beberapa event renang berskala lokal maupun nasional.

Muara Swimming Club dinilai positif untuk program pelatihan renang. Klub ini  direkomendasikan bagi orang tua yang mencari les renang profesional sejak dini, baik untuk tingkat prasekolah, sekolah, maupun kelas atlet/atlet berprestasi.

Beberapa program ditawarkan di MSC, antara lain menyediakan kelas preschool, school, dan kelas atlet dengan pendekatan yang menyenangkan (fun) untuk anak-anak.

Sementara pendekatan pelatihan menekankan pada aspek keamanan, kenyamanan, serta mengajarkan teknik dasar renang yang benar dengan pendampingan bertahap.

MSC pun  aktif mengirimkan atletnya ke berbagai ajang kejuaraan bergengsi, seperti Kejuaraan Swimmingstar Aquatic Championship.

Kedepan — seperti yang diutarakan Abdul Jabar Faruk , MSC ingn memberi kontribusi untuk kejayaan cabor renang kota Bandung di berbagai event, khususnya Porprov sebagai level bergengsi, guna menakar dari hasil pembinaan yang telah dilakukan. (Den)***

Leave a Response