
KAB. BANDUNG, Bandungpos. Id
Manajemen Jiwanta Thermal Springs secara resmi melaksanakan audiensi dengan para insan pers dalam rangka memberikan penjelasan komprehensif terkait regulasi akses liputan pada acara Grand Opening yang berlangsung pada Senin (25/5/2026) lalu. Forum dialog ini digelar di lokasi Jiwanta Thermal Springs, Rabu (3/6/2026), dan menjadi manifestasi nyata komitmen perusahaan dalam menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas serta keterbukaan informasi publik.

Kegiatan ini diinisiasi sebagai respons konstruktif terhadap dinamika yang berkembang pasca pelaksanaan acara, khususnya terkait penerapan protokol yang membatasi akses bagi institusi media yang tidak terdaftar dalam undangan resmi. Melalui forum ini, pihak manajemen memaparkan secara mendalam rasionalitas dan landasan pertimbangan di balik kebijakan tersebut, guna membangun kesepahaman bersama serta mencegah potensi misinterpretasi.
Dalam kesempatan tersebut, Chika selaku Marketing Creative Director menyampaikan penjelasan resmi bahwa dinamika yang terjadi merupakan sebuah miskomunikasi yang sama sekali tidak dilandasi niat untuk membatasi ataupun menghalangi kerja jurnalistik serta kebebasan pers. Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut diambil berdasarkan berbagai pertimbangan matang, mulai dari aspek pengaturan kapasitas, protokol keamanan acara, hingga upaya menjaga kelancaran rangkaian kegiatan.
Lebih jauh dijelaskan, pada pelaksanaan Grand Opening, undangan yang diberikan sebelumnya difokuskan kepada rekan-rekan media yang telah lebih dahulu menjalin kerja sama dengan grup kami. Namun demikian, hal tersebut bukan berarti pihak manajemen menutup diri atau menolak media lain yang ingin melakukan peliputan maupun membangun hubungan profesional dengan Jiwanta.
Sementara itu, para perwakilan media menyampaikan sejumlah interpelasi krusial. Mereka meminta elaborasi mendalam mengenai indikator seleksi yang menjadi dasar penentuan akses, serta menekankan urgensi pemenuhan hak masyarakat atas informasi yang valid (right to know) demi terciptanya sistem yang berkeadilan dan non-diskriminatif.
Merespons hal tersebut, pihak manajemen menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas segala ketidaknyamanan yang terjadi. Mereka menyatakan komitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola komunikasi dan protokol acara ke depannya, demi memastikan terciptanya hubungan yang sinergis, harmonis, dan saling menguntungkan.
Pertemuan ini ditutup dengan kesepahaman bersama untuk terus memelihara saluran komunikasi yang efektif dan konstruktif. Kedua belah pihak sepakat untuk menjaga etika profesionalisme demi kepentingan bersama, serta memastikan tersedianya informasi yang akurat, faktual, dan transparan bagi khalayak luas. (Ask/Id)***





