Fakultas Teknik Unisba Gelar Pelatihan IoT Berbasis Arduino di Baleendah untuk Bekali Siswa Hadapi Era Digital

METRO BANDUNG, bandungpos.id – Fakultas Teknik Universitas Islam Bandung (Unisba) terus berupaya meningkatkan kapasitas generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi digital. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui pelatihan Internet of Things (IoT) berbasis Arduino yang digelar di SMAIT Fithrah Insani Baleendah, Kabupaten Bandung, Rabu (20/5).
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik Unisba sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi digital sekaligus membekali siswa dengan keterampilan teknologi yang relevan di era industri berbasis digital.
Sebanyak 20 siswa kelas X peminatan Ilmu Alam dan Teknik mengikuti pelatihan tersebut dengan pendampingan guru informatika sekolah. Program edukasi ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang mendapatkan dukungan penuh melalui hibah internal Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unisba.
Ketua Tim PkM, Rahmat Lazuardi, S.T., M.Eng., yang juga merupakan dosen Program Profesi Insinyur Unisba, menjelaskan bahwa pelatihan mengusung metode hands-on learning atau pembelajaran berbasis praktik langsung.
Menurut Rahmat, pendekatan ini bertujuan agar siswa tidak hanya memahami konsep IoT secara teoritis, tetapi juga memiliki keterampilan teknis dalam mengembangkan teknologi sederhana yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memperkenalkan ekosistem IoT berbasis Arduino agar para siswa mampu memahami sekaligus menerapkan teknologi tepat guna secara praktis,” ungkapnya.
Pada sesi praktikum, peserta diperkenalkan dengan perangkat Arduino MKR 1000 WiFi, sebuah mikrokontroler yang berfungsi sebagai pusat kendali dalam sistem IoT. Selain mengenal perangkat keras (hardware), siswa juga mendapat pembelajaran mengenai perangkat lunak (software) yang digunakan untuk mengembangkan teknologi tersebut.
Para peserta kemudian diajak merancang sistem IoT sederhana menggunakan berbagai sensor seperti sensor suara, suhu, kelembapan, hingga sensor interaktif lainnya. Mereka juga diperkenalkan pada dasar-dasar pemrograman komputer untuk mendukung proses pengembangan sistem otomatisasi cerdas.
Mahasiswa dari Program Studi Teknik Industri, Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), serta Pendidikan Profesi Insinyur (PPI) Unisba turut dilibatkan sebagai pendamping laboratorium. Kehadiran mereka membantu siswa dalam proses perakitan perangkat hingga simulasi teknologi berbasis IoT.
Kepala SMAIT Fithrah Insani Baleendah, Isna Nurbaeti, S.Pd., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program ini sangat membantu sekolah dalam memperluas akses pembelajaran teknologi modern di tengah keterbatasan fasilitas praktikum.
Kegiatan yang berlangsung hingga siang hari itu ditutup dengan penyerahan hibah paket IoT Arduino training kit kepada pihak sekolah. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung kegiatan laboratorium sekaligus mendorong kreativitas siswa di bidang sains dan teknologi.(askur/png)***





