Bandung Raya

Jumat Kasep Unisba: Tim PKM Fikom Gelar Cukur Gratis untuk Perkuat Digital Branding UMKM

12views

METRO BANDUNG, bandungpos.id — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Ilmu Komunikasi (Fikom) Universitas Islam Bandung (Unisba) menghadirkan inovasi pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui program bertajuk “Jumat Kasep Free Haircut” yang berlangsung di Aula Universitas Islam Bandung pada Jumat (22/5). Program ini menjadi salah satu bentuk implementasi digital branding UMKM bagi usaha binaan Kecamatan Sukasari, Kota Bandung.

Dalam kegiatan tersebut, Tim PKM Fikom Unisba menggandeng dua UMKM jasa pangkas rambut binaan Kecamatan Sukasari, yakni Urban Barbershop dan Lukman Barbershop, di bawah pendampingan Yunyun Yunengsih, S.Sos. Kehadiran kedua pelaku usaha ini menjadi bagian dari strategi penguatan identitas bisnis melalui pendekatan kreatif dan interaksi langsung dengan masyarakat.

Kegiatan “Jumat Kasep” merupakan tindak lanjut dari program pelatihan dan praktik digital marketing UMKM yang telah diselenggarakan sebelumnya oleh Tim PKM Fikom Unisba pada 12 Mei 2026. Pelatihan tersebut diikuti oleh 35 pelaku UMKM Kecamatan Sukasari sebagai upaya meningkatkan pemahaman mengenai pemasaran berbasis teknologi digital.

Ketua Tim PKM Fikom Unisba, Dr. M. E. Fuady, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa digital branding memiliki peranan penting yang saling berkaitan dengan digital marketing. Menurutnya, keberhasilan promosi digital tidak cukup hanya mengandalkan pemasaran, tetapi juga memerlukan identitas usaha yang kuat dan mudah dikenali masyarakat.

Dalam sambutannya, Fuady menegaskan bahwa program “Jumat Kasep” merupakan wujud kolaborasi nyata antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing usaha di tengah perkembangan era digital.

“Digital branding bukan sekadar menciptakan logo atau media sosial yang menarik, tetapi juga bagaimana membangun pengalaman positif dan kesan baik di masyarakat. Lewat kegiatan ini, kami ingin membantu UMKM menjadi lebih dekat dengan publik, semakin dikenal, dan memperoleh kepercayaan masyarakat. Urban Barbershop menjadi salah satu contoh bagaimana usaha lokal dapat membangun citranya melalui pelayanan langsung dan kegiatan kreatif,” ujarnya.

Program cukur gratis tersebut mendapat respons positif dari berbagai elemen di lingkungan kampus. Sebanyak 53 peserta memanfaatkan layanan ini, mulai dari tenaga lapangan (TL), cleaning service (CS), petugas keamanan, hingga mahasiswa. Suasana akrab dan penuh kebersamaan turut menjadi warna tersendiri selama kegiatan berlangsung.

Untuk mendukung kelancaran program, tiga barber profesional, yakni Taufik, Lukman, dan Abi HS, turut memberikan layanan pangkas rambut gratis. Dengan keterampilan dan ciri khas masing-masing, ketiganya berhasil menghadirkan layanan yang memuaskan bagi peserta.

Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi langsung bagi UMKM barbershop agar semakin dikenal masyarakat luas. Dokumentasi dan publikasi digital yang dilakukan selama acara diharapkan dapat memperkuat citra usaha mereka di ruang digital.

Adapun Tim PKM Fikom Unisba yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri atas Dr. M.E. Fuady, S.Sos., M.Si. sebagai Ketua PKM, bersama Dr. Kiki Zakiah, Dra., M.Si., Dadi Ahmadi, S.Sos., M.I.Kom., Muhammad Rivaldi, S.Tr.Kom., serta Askurifai Baksin, S.Sos., M.Si. (ask)***

Leave a Response