Olahraga

Menyongsong Porprov XV/2026 KONI Jabar Matangkan Persiapan

101views

 

Bandung – BANDUNG POS : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat terus mematangkan persiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV Tahun 2026. Sejumlah tahapan penting telah dilaksanakan, mulai dari koordinasi dengan panitia besar tuan rumah hingga persiapan infrastruktur venue pertandingan.

Hal tersebut disampaikan Ketua KONI Jawa Barat HM. Budiana dalam kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama media peliput olahraga Senin (16/3/2026) di Ruang Rapat KONI Jawa Barat, Jalan Pajajaran, Kota Bandung.

Acara tersebut juga dihadiri jajaran pengurus KONI Jabar, antara lain Wakil Ketua I Bidang Organisasi Adrian Tedjakusuma, Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi Yunyun Yudiana, Wakil Ketua IV Bidang Rencana Strategis Nandang Roekanda, Sekretaris Umum Gianto Hartono, serta Kepala Bidang Humas Kiki Nurjaman.

Dalam kesempatan itu, Budiana memaparkan berbagai perkembangan terkait kesiapan Porprov Jabar 2026 yang saat ini tengah memasuki tahap koordinasi intensif antara KONI, panitia penyelenggara, dan pemerintah daerah. Budiana menjelaskan bahwa Porprov Jabar XV akan diselenggarakan oleh tiga panitia besar (PB) sebagai tuan rumah utama, yaitu Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok.

Selain itu, penyelenggaraan Porprov juga didukung oleh sejumlah daerah penunjang, yakni Kabupaten Bogor, Kota Bandung, dan Kabupaten Sumedang yang turut menyediakan venue pertandingan bagi beberapa cabang olahraga.

Menurut Budiana, sinergi antara tuan rumah utama dan daerah penunjang menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan Porprov dapat terpenuhi.

“Alhamdulillah sampai hari ini KONI Jawa Barat melalui Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) Porprov XV bersama tiga panitia besar dan tiga daerah penunjang telah melakukan berbagai langkah persiapan untuk kepentingan penyelenggaraan Porprov,” ujar Budiana.

Sebagai bagian dari tahapan persiapan, sejumlah agenda penting telah dilaksanakan oleh panitia besar di masing-masing daerah tuan rumah. Salah satunya adalah Chief de Mission (CDM) Meeting pertama yang diselenggarakan di Kota Bekasi.

Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan countdown atau hitung mundur menuju pelaksanaan Porprov Jabar 2026. Selain itu, kegiatan serupa juga dilaksanakan di Kota Bogor yang diinisiasi langsung oleh pemerintah kota setempat melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat.

Budiana menambahkan, setelah bulan Ramadan, Kota Depok juga dijadwalkan menggelar kegiatan serupa sebagai bagian dari rangkaian sosialisasi dan kesiapan menjadi tuan rumah.

Dengan kegiatan-kegiatan tersebut terlihat bahwa para tuan rumah memiliki keseriusan dalam mempersiapkan penyelenggaraan Porprov,” katanya.

Dari sisi infrastruktur olahraga, Budiana menyebutkan bahwa kesiapan venue pertandingan di berbagai daerah penyelenggara saat ini telah mencapai lebih dari 70 persen.

Beberapa fasilitas olahraga bahkan sedang menjalani proses renovasi dan rehabilitasi, termasuk stadion yang berada di Kota Bogor. Meski demikian, masih terdapat sejumlah venue yang belum dapat dipenuhi oleh tiga panitia besar.

Untuk mengatasi hal tersebut, sejumlah daerah penunjang turut memberikan dukungan fasilitas. “Alhamdulillah Kabupaten Bogor, Kota Bandung, dan Kabupaten Sumedang dengan sigap membantu menyediakan venue untuk beberapa cabang olahraga,” jelasnya.

Setelah Porprov 2026, para atlet akan menghadapi babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) yang dijadwalkan berlangsung pada 2027. Selanjutnya, atlet yang lolos akan mengikuti PON XXII Tahun 2028 yang rencananya diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan dukungan beberapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Jakarta.

Dengan prestasi Jawa Barat yang telah tiga kali berturut-turut menjadi juara umum PON, Budiana menilai pembinaan olahraga prestasi harus terus dijaga.

“Jawa Barat sudah lama menjadi tulang punggung kekuatan atlet nasional. Karena itu pembinaan olahraga prestasi di daerah harus tetap dipertahankan,” ujarnya.

Ia pun berharap kondisi ekonomi nasional maupun daerah dapat segera membaik sehingga dukungan terhadap pembinaan olahraga prestasi dapat kembali optimal.

“Kami berharap semua pihak dapat terus memberikan dukungan agar Porprov Jabar 2026 dapat berjalan sukses dan menjadi bagian penting dalam menjaga prestasi olahraga Jawa Barat,” ucap Budiana. (den)***

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Response